
Courtesy of CNBCIndonesia
Penemuan Masjid Tua di Israel Ungkap Toleransi Awal Pemerintahan Islam
Mengungkap dan memahami keberadaan masjid kuno tertua di Tiberias sebagai bukti sejarah penting untuk mempelajari awal pemerintahan Islam dan toleransi beragama di wilayah tersebut.
27 Feb 2026, 10.31 WIB
64 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penemuan masjid kuno di Tiberias memberikan wawasan baru tentang peradaban Islam awal.
- Masjid ini diperkirakan dibangun tidak lama setelah wafatnya Nabi Muhammad.
- Pemerintahan Islam awal dikenal karena toleransi terhadap agama lain di wilayah yang mereka pimpin.
Tiberias, Israel - Para arkeolog menemukan sisa-sisa masjid kuno di Tiberias, Israel, yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 670 M, tidak lama setelah wafatnya Nabi Muhammad. Masjid ini disebut-sebut sebagai yang tertua yang berhasil digali secara arkeologis sampai saat ini.
Penelitian mendalam yang dilakukan oleh Katia Cytryn-Silverman dari Hebrew University mengungkap bahwa bangunan tersebut memiliki ciri-ciri arsitektur yang mirip dengan masjid lain pada periode yang sama, seperti denah lantai berpilar dan arah kiblat yang jelas.
Uniknya, masjid ini berdiri berdampingan dengan sinagoge dan gereja Bizantium, yang menunjukkan bahwa awal pemerintahan Islam di wilayah ini sangat menghormati umat dari agama lain dan tidak merusak rumah ibadah mereka.
Penggalian sebelumnya sempat mengidentifikasi bangunan itu sebagai pasar Bizantium, namun penelitian terbaru menunjukkan fungsi aslinya sebagai masjid, berdasarkan temuan koin dan keramik yang ditemukan di dasar fondasi.
Temuan ini memberikan perspektif baru tentang ketenangan dan sikap toleran yang diterapkan oleh pemerintah Islam awal di Tiberias, yang dapat menjadi pelajaran penting bagi kehidupan multikultural masa kini.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260227102447-37-714480/temukan-masjid-kuno-di-israel-ahli-ungkap-sikap-hormat-islam
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260227102447-37-714480/temukan-masjid-kuno-di-israel-ahli-ungkap-sikap-hormat-islam
Analisis Ahli
Katia Cytryn-Silverman
"Penemuan masjid ini memberikan bukti arkeologis konkret tentang periode awal pemerintahan Islam dan menunjukkan adanya adaptasi sosial yang damai dengan komunitas lain yang sudah ada di Tiberias."
Analisis Kami
"Penemuan masjid kuno ini menegaskan bahwa toleransi beragama dan penghormatan terhadap masyarakat yang beragam merupakan bagian integral dari awal pemerintahan Islam—hal ini sangat penting untuk diajarkan di era modern agar nilai tersebut terus dijaga. Selain itu, penelitian arkeologi semacam ini membuka dimensi baru yang memperkaya sejarah umat manusia di wilayah yang sudah lama menjadi persimpangan peradaban."
Prediksi Kami
Penemuan ini kemungkinan akan mendorong lebih banyak penelitian dan penggalian arkeologis di wilayah sekitar Danau Galilea yang dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang sejarah Islam dan interaksi antar agama di masa lampau.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan di sebelah selatan Danau Galilea?A
Sisa-sisa peninggalan masjid kuno.Q
Kapan masjid kuno tersebut diperkirakan dibangun?A
Masjid tersebut diperkirakan dibangun pada tahun 670 M.Q
Siapa yang menjelaskan tentang penemuan masjid ini?A
Katia Cytryn-Silverman, spesialis arkeologi Islam di Hebrew University.Q
Apa yang membedakan masjid ini dari masjid kuno lainnya?A
Masjid ini adalah yang tertua yang dapat digali dan tidak dibangun masjid lain di atasnya.Q
Apa yang dikatakan Katia Cytryn-Silverman tentang pemerintahan Islam awal di wilayah tersebut?A
Pemerintahan Islam awal sangat menghormati agama lain dan tidak menghancurkan rumah ibadah orang lain.


