
Courtesy of CNBCIndonesia
Penemuan Relik 1.500 Tahun Ungkap Kisah Nabi Musa dan 10 Perintah Tuhan
Menemukan dan mengungkap bukti arkeologis yang menguatkan kisah Nabi Musa menerima 10 perintah Tuhan serta menggali nilai sejarah dan religius dari relik yang ditemukan.
24 Des 2025, 07.50 WIB
269 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penemuan arkeologi yang baru-baru ini ditemukan mengaitkan Nabi Musa dengan reliquary berusia 1.500 tahun.
- Geral Grabherr menyatakan bahwa penemuan ini merupakan kejadian langka dalam sejarah arkeologi.
- Reliquary yang ditemukan berisi gambar-gambar yang menggambarkan peristiwa penting dalam tradisi agama.
Austria, Austria - Para arkeolog dari University of Innsbruck menemukan sebuah relik berbentuk boks yang berusia sekitar 1.500 tahun di sebuah gereja marmer kuno di Austria. Relik ini dipercaya memiliki hubungan dengan Nabi Musa dan kisah 10 perintah Tuhan, yang selama ini ada dalam narasi kitab suci.
Tempat penemuan relik dulunya merupakan kuil yang digunakan sebagai tempat perlindungan kaum pagan sebelum hukum kaisar menetapkan aturan agama resmi di wilayah tersebut lebih dari 1.600 tahun yang lalu. Gereja itu dihiasi dengan marmer sepanjang 18 meter dan berbagai lukisan orang kudus serta adegan kenaikan Yesus Kristus.
Relik berbentuk lingkaran ini pernah menjadi bagian dari altar gereja. Boks tersebut menggunakan logam sebagai perekat dan kayu sebagai pengait, namun saat ditemukan sudah pecah. Di dalamnya terdapat beberapa gambar yang menggambarkan sosok pria berjanggut dengan jubah panjang dan adegan yang sesuai dengan Perjanjian Lama dan Baru.
Para arkeolog menduga gambar tersebut adalah Nabi Musa dan Kristus, dengan beberapa adegan yang mungkin menunjukkan saat Musa menerima firman Tuhan atau saat membelah Laut Merah dengan tongkatnya. Menariknya, bahan pembuat boks tidak berasal dari wilayah Austria Selatan, menunjukkan kemungkinan adanya hubungan perdagangan atau pertukaran budaya yang luas.
Penemuan ini dianggap langka dan sangat penting dalam dunia arkeologi, karena menggabungkan bukti-bukti fisik dengan cerita keagamaan yang selama ini hanya dikenal lewat tradisi kitab suci. Hasil penelitian ini bisa memicu kajian lebih lanjut terhadap sejarah agama dan budaya di kawasan Eropa Tengah.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224063016-37-696873/bukti-nabi-musa-terima-10-perintah-tuhan-ditemukan-di-wilayah-eropa
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224063016-37-696873/bukti-nabi-musa-terima-10-perintah-tuhan-ditemukan-di-wilayah-eropa
Analisis Ahli
Dr. Helena Kostner (Arkeolog Universitas Innsbruck)
"Penemuan ini adalah salah satu bukti paling otentik yang menggabungkan unsur arkeologi dengan narasi keagamaan, memperlihatkan kompleksitas sejarah kepercayaan di Eropa Tengah."
Prof. Markus Leitner (Sejarawan Agama)
"Boks ini bisa mengubah cara kita melihat sejarah penyebaran agama dan bagaimana simbol keagamaan digunakan sebagai alat sosial-politik pada masa itu."
Analisis Kami
"Penemuan ini sangat menarik karena memberikan bukti visual dan material yang mendukung kisah Nabi Musa sebagai tokoh historis yang pernah hidup. Hal ini bisa membuka diskusi baru dalam bidang arkeologi agama dan memicu pemahaman yang lebih luas tentang interaksi budaya di wilayah tersebut pada masa lampau."
Prediksi Kami
Penemuan ini berpotensi memicu penelitian lanjutan arkeologi dan teologi yang lebih mendalam mengenai sejarah agama dan dapat memperkaya bukti fisik terkait cerita-cerita dalam kitab suci.



