
Courtesy of CNBCIndonesia
Perjuangan Jerapah Melawan Badai: Posisi Berdiri Jadi Kunci Bertahan
Menyampaikan bagaimana jerapah bertahan dalam kondisi cuaca buruk dengan posisi berdiri dan perlindungan alami tubuhnya, serta memberikan pemahaman kepada pembaca tentang tantangan yang dihadapi jerapah dalam menghadapi badai.
26 Feb 2026, 20.40 WIB
234 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Jerapah tidak dapat berlindung dari cuaca buruk karena ukuran tubuh yang besar.
- Posisi berdiri adalah yang paling aman bagi jerapah saat menghadapi badai.
- Jerapah memiliki kemampuan khusus untuk bertahan di cuaca dingin melalui sistem pengaturan suhu tubuh.
Massai Mara, Kenya - Video yang menampilkan beberapa jerapah bertahan di tengah badai di Massai Mara, Kenya, baru-baru ini menjadi viral dan menarik perhatian banyak netizen. Hal ini membuka kesadaran banyak orang bahwa tubuh besar jerapah membuat mereka sulit mencari perlindungan dari hujan dan angin kencang.
Jerapah yang tingginya bisa mencapai 5,5 meter harus bertahan hanya dengan berdiri tegak. Mereka tidak bisa berlindung di bawah pohon atau di balik bebatuan seperti binatang lain, karena ukurannya yang besar membatasi kemampuan mereka untuk berteduh.
Menurut ahli dari Kebun Binatang Taronga di Sydney, posisi berdiri adalah posisi paling aman bagi jerapah saat badai. Jika jerapah duduk atau berbaring, mereka menjadi rentan karena butuh waktu lama untuk kembali berdiri dan lebih sulit mengamati sekitar.
Selain itu, suara hujan yang deras bisa menutupi suara predator, sehingga jerapah yang duduk lebih berisiko diserang. Tanah yang basah dan licin juga membuat mereka tidak bisa bergerak dengan cepat jika ada bahaya mendekat.
Untuk menghadapi cuaca dingin, jerapah memiliki kemampuan mengatur suhu tubuh secara internal melalui jaringan pembuluh darah di area bercak gelap dan kulit leher yang lebih tebal, yang berfungsi sebagai isolasi. Hal ini membuat mereka mampu bertahan di berbagai kondisi lingkungan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260226125954-37-714151/jerapah-berdiri-stoic-di-tengah-badai-viral-ternyata-ini-alasannya
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260226125954-37-714151/jerapah-berdiri-stoic-di-tengah-badai-viral-ternyata-ini-alasannya
Analisis Ahli
Renae Moss
"Berdiri adalah posisi paling aman bagi jerapah selama badai karena tubuh besar mereka membuat berbaring sangat berisiko, dan posisi berdiri memungkinkan mereka untuk mengawasi predator dengan lebih baik."
Analisis Kami
"Perjuangan jerapah menghadapi badai menegaskan bahwa adaptasi fisik yang unik membawa risiko tersendiri bagi mereka saat menghadapi kondisi ekstrem. Pemahaman lebih dalam tentang perilaku alami satwa ini penting untuk mendukung konservasi dan menjaga keseimbangan ekosistem di habitat aslinya."
Prediksi Kami
Video ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku dan adaptasi satwa liar di habitat mereka, sehingga mendorong upaya konservasi yang lebih baik dan perlindungan terhadap perubahan iklim yang berdampak pada fauna seperti jerapah.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dalam video jerapah yang viral di media sosial?A
Video tersebut menunjukkan perjuangan jerapah bertahan di tengah badai dengan cuaca buruk.Q
Mengapa jerapah sulit berlindung saat badai?A
Ukuran tubuh jerapah yang besar membuat mereka tidak dapat berlindung di bawah pohon atau bebatuan.Q
Siapa yang memberikan penjelasan tentang perilaku jerapah dalam cuaca buruk?A
Renae Moss dari Kebun Binatang Taronga memberikan penjelasan tentang perilaku jerapah.Q
Bagaimana jerapah dapat bertahan di cuaca dingin?A
Jerapah memiliki sistem internal yang membantu mereka mengatur suhu tubuh dan kulit yang lebih tebal sebagai insulasi.Q
Apa risiko yang dihadapi jerapah saat duduk di tengah hujan?A
Risiko yang dihadapi jerapah saat duduk di tengah hujan adalah suara hujan yang dapat menutupi suara predator dan tanah yang licin.




