Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Terobosan Baterai Natrium: Solusi Cepat dan Stabil Pengganti Lithium

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
InterestingEngineering InterestingEngineering
12 Sep 2025
253 dibaca
2 menit
Terobosan Baterai Natrium: Solusi Cepat dan Stabil Pengganti Lithium

Rangkuman 15 Detik

Baterai natrium dapat menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan dan lebih murah dibandingkan baterai lithium-ion.
Inovasi dalam elektrolit dapat meningkatkan kestabilan dan kecepatan pengisian baterai natrium.
Pengembangan baterai natrium sejalan dengan tujuan keberlanjutan global dan pengurangan ketergantungan pada lithium.
Baterai natrium telah lama menjadi pilihan yang menarik sebagai alternatif baterai lithium-ion karena bahan baku natrium yang lebih melimpah dan murah. Namun, pemakaian baterai ini dibatasi oleh masalah stabilitas saat pengisian, yang berpotensi menyebabkan korsleting dan penurunan kapasitas dengan cepat. Peneliti dari Lingnan University bekerja sama dengan Tsinghua University dan Beijing Institute of Technology menemukan bahwa dengan meningkatkan konsentrasi garam pada elektrolit, ion natrium dapat mengendap lebih halus dan terkontrol. Perubahan ini mencegah pembentukan dendrit yang biasanya menyebabkan masalah pada baterai natrium. Hasil uji coba laboratorium menunjukkan baterai natrium tanpa anoda ini mampu mencapai tingkat arus lebih dari 20 mA cm⁻² serta mengisi daya dengan kecepatan 10C, yang berarti baterai dapat diisi dalam hitungan menit. Baterai juga mempertahankan lebih dari 70% kapasitasnya setelah 500 siklus pengisian dan pengosongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini sederhana dan murah karena hanya mengubah komposisi elektrolit tanpa perlu menggunakan bahan mahal atau pelapis khusus. Hal ini memungkinkan teknologi ini lebih mudah dikembangkan dan diproduksi secara massal. Meskipun masih ada tantangan seperti umur siklus yang harus ditingkatkan dan energi yang masih lebih rendah dari baterai lithium, penelitian ini menjadi langkah penting untuk membuat baterai natrium menjadi pilihan utama dalam kendaraan listrik dan penyimpanan energi ramah lingkungan di masa depan.

Analisis Ahli

Prof Li Liangliang
Teknologi ini bisa mendukung transisi energi global dengan mengurangi ketergantungan pada lithium, serta memberikan solusi baterai yang lebih terjangkau dan mudah didapat.