
Courtesy of InterestingEngineering
Sodium-ion, Solusi Murah untuk Mobil Listrik Kota dan Pasar Pemula
Memberikan gambaran bagaimana teknologi baterai sodium-ion mulai diterapkan secara nyata oleh berbagai produsen otomotif untuk menghadirkan kendaraan listrik yang lebih terjangkau bagi pasar kota dan pengguna yang sensitif terhadap harga, terutama untuk penggunaan jarak pendek sehari-hari.
18 Feb 2026, 18.22 WIB
302 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Baterai sodium-ion menawarkan solusi terjangkau untuk kendaraan listrik, terutama di segmen kendaraan kota dan kendaraan ringan.
- Beberapa produsen mobil di China mulai mengadopsi teknologi baterai sodium-ion sebagai alternatif hemat biaya untuk kendaraan listrik.
- Inovasi dalam baterai sodium-ion dapat memperluas aksesibilitas kendaraan listrik di pasar sensitif harga seperti India dan Asia Tenggara.
Beijing, Cina - Teknologi baterai sodium-ion mulai menjadi alternatif menarik dalam industri kendaraan listrik karena harganya yang lebih rendah dibandingkan baterai lithium-ion. Sodium-ion menggunakan bahan yang lebih melimpah seperti natrium, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada bahan langka seperti lithium, kobalt, dan nikel yang selama ini meningkatkan biaya produksi EV.
Beberapa produsen otomotif besar seperti BYD dan Chery telah mulai menerapkan baterai sodium-ion pada mobil kecil mereka yang dirancang khusus untuk penggunaan di perkotaan. Model seperti BYD Seagull dan kendaraan crossover dari Chery dibangun untuk memenuhi kebutuhan pengemudi muda dan pengguna yang mengutamakan harga terjangkau, dengan jarak tempuh yang cukup untuk aktivitas sehari-hari.
Selain itu, produsen baterai dan otomotif lain seperti CATL, JAC Motors, Changan, dan GAC Aion juga berinvestasi dalam pengembangan dan produksi massal baterai sodium-ion. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa teknologi ini sudah bergerak dari tahap penelitian dan pengembangan menuju produksi komersial yang nyata.
Sodium-ion juga menawarkan kelebihan performa pada suhu rendah dan keamanan yang baik, yang sangat cocok untuk kendaraan di daerah dengan iklim yang lebih dingin. Kendati densitas energi sodium-ion masih lebih rendah daripada lithium-ion, teknologi ini ideal untuk kendaraan perkotaan dan kendaraan komersial ringan yang tidak membutuhkan jarak tempuh jauh.
Dengan harga baterai yang bisa turun 20-40%, adopsi sodium-ion di kendaraan listrik entry-level berpotensi mendorong elektrifikasi massal di pasar negara berkembang seperti Asia Tenggara dan India. Ini membantu mengatasi hambatan harga dan menyediakan kendaraan listrik yang lebih terjangkau untuk jutaan konsumen baru.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/transportation/7-automakers-betting-on-sodium-batteries-for-budget-ev
[1] https://www.interestingengineering.com/transportation/7-automakers-betting-on-sodium-batteries-for-budget-ev
Analisis Ahli
Dr. Li Wei (Ahli Material Baterai)
"Sodium-ion merupakan solusi jangka menengah yang realistis untuk memperluas mobilitas listrik secara massal karena kemampuan produksi dengan biaya rendah dan kualitas stabil di suhu rendah yang diperlukan untuk penggunaan sehari-hari."
Prof. Anna Müller (Peneliti Energi Terbarukan)
"Sodium-ion memperlihatkan potensi untuk merevolusi pasar EV entry-level dan kendaraan komersial ringan, membuka jalan bagi inklusi sosial di negara berkembang yang selama ini terhambat oleh biaya baterai lithium yang tinggi."
Analisis Kami
"Pengembangan sodium-ion sebagai alternatif baterai EV menandai lompatan penting dalam industri otomotif untuk menangani keterbatasan bahan baku lithium yang berpotensi menaikkan biaya kendaraan listrik. Meskipun densitas energinya lebih rendah, keunggulan biaya dan keamanan membuat sodium-ion cocok untuk pasar urban yang butuh mobil murah dan efisien tanpa harus mengejar jarak tempuh jauh."
Prediksi Kami
Teknologi baterai sodium-ion akan semakin meluas dalam kendaraan listrik kelas bawah dan komersial ringan, mempercepat adopsi mobil listrik di pasar berkembang dengan harga lebih terjangkau dan performa yang memadai untuk kebutuhan jarak pendek.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa keuntungan utama dari baterai sodium-ion dibandingkan baterai lithium-ion?A
Keuntungan utama dari baterai sodium-ion adalah biaya yang lebih rendah karena sodium lebih melimpah daripada lithium dan tidak memerlukan material mahal seperti kobalt dan nikel.Q
Mengapa BYD memilih untuk menggunakan baterai sodium-ion dalam model mobil kecilnya?A
BYD memilih untuk menggunakan baterai sodium-ion untuk memberikan opsi yang lebih terjangkau bagi konsumen dengan jangkauan yang cukup untuk penggunaan di kota.Q
Apa tujuan kemitraan antara Chery dan CATL?A
Tujuan kemitraan antara Chery dan CATL adalah untuk meluncurkan model kendaraan listrik yang ditujukan untuk pembeli muda yang peka terhadap harga dengan menggunakan baterai sodium-ion.Q
Bagaimana JAC Motors berkontribusi terhadap pengembangan kendaraan listrik bertenaga sodium-ion?A
JAC Motors berkontribusi dengan memperkenalkan salah satu kendaraan listrik pertama yang menggunakan baterai sodium-ion, menargetkan segmen komuter perkotaan.Q
Apa yang diharapkan oleh GAC Aion dari pengembangan kendaraan dengan baterai sodium-ion?A
GAC Aion berharap pengembangan kendaraan dengan baterai sodium-ion akan membuktikan bahwa teknologi ini siap untuk penggunaan sehari-hari, bukan hanya untuk aplikasi niche.



