AI summary
CATL meluncurkan baterai sodium-ion yang lebih tahan dingin dan stabil harga. Changan Automobile akan menerapkan baterai ini di seluruh portofolio mereknya. Model Avatr 12 akan menjadi sedan EV pertama yang diuji di Antartika. CATL, perusahaan baterai terbesar dunia, kini memperkenalkan baterai sodium-ion bernama Naxtra yang akan diuji dalam mobil listrik di China. Baterai ini dirancang untuk lebih stabil harganya dan tahan terhadap suhu dingin dibandingkan baterai lithium-ion yang banyak digunakan sekarang.Baterai Naxtra akan dipasang pada mobil listrik dari perusahaan China Changan dan diuji di wilayah Inner Mongolia yang dingin. Hal ini penting untuk mengetahui apakah baterai ini dapat bekerja dengan baik di iklim ekstrim seperti musim dingin yang sangat dingin.Teknologi sodium-ion diklaim mampu memberikan ketahanan yang lebih baik dan rentang suhu penggunaan yang lebih luas. Ini membuat mobil listrik dengan baterai ini bisa digunakan dengan lebih aman dan tahan lama di berbagai kondisi cuaca.Changan berencana menggunakan baterai sodium-ion ini di seluruh mereknya, termasuk model Avatr, Deepal, Qiyuan, dan Uni. Bahkan mereka berambisi untuk menguji model Avatr 12 di Antartika, menjadi mobil listrik sedan pertama yang melaju di benua es tersebut.Langkah ini sejalan dengan strategi China untuk menghadirkan kendaraan listrik yang aman, murah, dan tahan lama agar semakin banyak orang dapat menggunakan teknologi ramah lingkungan ini demi masa depan yang lebih baik.
Penggunaan baterai sodium-ion ini merupakan langkah cerdas untuk mengatasi ketergantungan pada lithium yang harganya fluktuatif dan pasokannya terbatas. Teknologi ini dapat membuka peluang pasar EV yang lebih luas dengan performa yang dapat diandalkan di berbagai kondisi iklim, terutama di wilayah dingin ekstrem.