
Courtesy of CNBCIndonesia
Elon Musk Ingin Bangun Ketapel Raksasa di Bulan untuk Satelit AI
Membahas ide terbaru Elon Musk yang berusaha membangun ketapel elektromagnetik di Bulan untuk meluncurkan satelit AI dan mengembangkan data center AI di luar angkasa guna mendukung kapasitas pemrosesan data yang besar dan efisien.
13 Feb 2026, 12.25 WIB
32 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Elon Musk berencana membangun ketapel raksasa di Bulan untuk meluncurkan satelit AI.
- xAI akan mengembangkan pabrik di Bulan untuk mendukung proyek kecerdasan buatan.
- Musk kini lebih fokus pada pembangunan di Bulan dibandingkan Mars karena waktu yang lebih cepat.
Jakarta, Indonesia - Elon Musk kini fokus pada rencana membangun ketapel elektromagnetik besar di Bulan untuk meluncurkan satelit AI ke orbit. Ide ini berbeda jauh dari ambisinya sebelumnya yang lebih menargetkan misi ke Mars. Ketapel ini seperti coilgun yang dapat memanfaatkan lingkungan tanpa gravitasi di Bulan untuk melontarkan satelit tanpa roket.
Musk mengumumkan ide ini kepada tim xAI, perusahaan AI miliknya yang akan diakuisisi oleh SpaceX. SpaceX sendiri sedang bersiap untuk IPO dan berencana menggunakan dana hasil penawaran umum ini untuk mendanai proyek pusat data AI di luar angkasa, khususnya di orbit Bumi.
Menurut Musk, data center di luar angkasa merupakan solusi satu-satunya untuk menyediakan kapasitas pemrosesan data AI yang semakin besar dan kompleks. Lokasi di orbit memungkinkan pemanfaatan energi matahari yang melimpah agar data center bisa bekerja efisien tanpa gangguan bumi.
Sebelumnya Musk menganggap misi ke Bulan kurang berguna dan lebih berfokus pada Mars, namun kini dia merevisi strategi dengan menempatkan pembangunan kota di Bulan terlebih dahulu karena bisa tercapai dalam waktu kurang dari 10 tahun. Mars tetap menjadi target, tapi dengan jangka waktu lebih panjang.
Rencana ambisius Musk ini akan membawa perubahan besar dalam eksplorasi luar angkasa dan teknologi AI. Membangun ketapel elektromagnetik dan data center di Bulan adalah tantangan teknis dan keuangan yang besar, namun jika berhasil, bisa membuka babak baru teknologi dan kehidupan manusia di luar bumi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260213113404-37-710943/elon-musk-mau-bangun-ketapel-raksasa-di-bulan-pakai-duit-ipo
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260213113404-37-710943/elon-musk-mau-bangun-ketapel-raksasa-di-bulan-pakai-duit-ipo
Analisis Ahli
Elon Musk
"Teknologi ketapel elektromagnetik bisa merevolusi cara kita mengirim benda ke orbit tanpa roket yang mahal dan berat."
Space Policy Expert
"Inisiatif semacam ini menunjukan pergeseran besar dalam prioritas eksplorasi luar angkasa dari Mars ke Bulan yang lebih realistis untuk jangka pendek."
Analisis Kami
"Langkah Musk menempatkan data center di luar angkasa adalah terobosan yang brilian untuk mengatasi keterbatasan daya dan ruang di bumi, namun tantangan teknis dan biaya tetap sangat besar. Jika berhasil, ini bisa mengubah paradigma pengembangan AI dan eksplorasi luar angkasa, tetapi masih banyak risiko yang harus dikelola agar proyek ini bukan sekadar mimpi berlebihan."
Prediksi Kami
Dalam satu dekade ke depan, kita kemungkinan akan melihat pembangunan infrastruktur teknologi yang belum pernah ada di Bulan, termasuk ketapel elektromagnetik dan data center AI yang membuka era baru eksplorasi dan komputasi luar angkasa.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa ide baru yang diusulkan oleh Elon Musk?A
Elon Musk mengusulkan untuk membangun ketapel raksasa di Bulan.Q
Apa tujuan dari pembangunan ketapel di Bulan?A
Tujuan dari pembangunan ketapel adalah untuk meluncurkan satelit AI ke orbit.Q
Apa yang akan dilakukan xAI di Bulan?A
xAI akan membangun pabrik satelit AI di Bulan.Q
Mengapa Musk mengubah fokus dari Mars ke Bulan?A
Musk mengubah fokus karena menganggap pembangunan di Bulan bisa dilakukan lebih cepat.Q
Apa rencana SpaceX terkait koloni di Mars?A
SpaceX tetap berencana untuk membangun koloni di Mars dalam waktu 5-7 tahun ke depan.



