Argumen Baru Sebut Peradaban Tiongkok Sudah Ada 8.000 Tahun Lalu
Courtesy of SCMP

Argumen Baru Sebut Peradaban Tiongkok Sudah Ada 8.000 Tahun Lalu

Untuk memperluas pemahaman tentang asal-usul peradaban Tiongkok dengan memperkenalkan bukti awal penguasaan astronomi dan pemanfaatannya dalam praktik pertanian, yang memajukan diskusi tentang definisi peradaban dan memperpanjang sejarahnya hingga 8.000 tahun.

08 Feb 2026, 05.37 WIB
87 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Klaim Feng Shi menantang pandangan konvensional tentang sejarah peradaban Tiongkok.
  • Penekanan pada astronomi sebagai titik awal peradaban membuka ruang untuk definisi baru tentang peradaban.
  • Perdebatan ini menunjukkan bahwa interpretasi sejarah dapat dipengaruhi oleh faktor politik.
Beijing, Cina - Seorang arkeolog terkemuka asal Cina, Feng Shi, mengusulkan bahwa peradaban Tiongkok telah berlangsung selama 8.000 tahun, jauh lebih lama dari yang biasanya diterima secara umum yaitu sekitar 5.000 tahun. Ia mengajukan ide ini berdasarkan bukti-bukti terkait kemajuan kuno dalam astronomi dan teknik mengamati waktu.
Menurut Feng Shi, penguasaan teknik astronomi kuno sudah dilakukan ribuan tahun sebelum kemunculan negara dan struktur pemerintahan yang lazim dianggap sebagai tanda terciptanya peradaban. Teknik ini sangat penting dalam menunjang kegiatan pertanian yang menjadi salah satu fondasi peradaban manusia.
Pandangan tersebut menimbulkan perdebatan tentang bagaimana sebenarnya peradaban itu didefinisikan, apakah dari perkembangan politik dan sosial ataukah dari kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan seperti astronomi. Ada pula kritik yang menganggap upaya ini untuk memperpanjang sejarah Tiongkok dipengaruhi oleh motivasi politik.
Feng Shi, yang merupakan anggota Chinese Academy of Social Sciences, mempublikasikan gagasan ini dalam artikel di Chinese Social Sciences Net. Argumennya menimbulkan dorongan baru dalam kajian arkeologi dan sejarah peradaban di Tiongkok sekaligus mengundang kritik dari beberapa kalangan ilmuwan.
Meski kontroversial, gagasan Feng Shi membuka wawasan baru tentang bagaimana sejarah peradaban bisa dikaji dari berbagai sudut pandang. Hal ini juga mendorong diskusi intelektual mengenai metodologi penelitian sejarah dan definisi civilisasi yang selama ini telah diterima secara umum.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3342760/how-old-chinese-civilisation-archaeologist-argues-it-really-dates-back-8000-years?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Joseph Needham
"Pendekatan interdisipliner yang menghubungkan astronomi dengan perkembangan peradaban sangat relevan, meskipun bukti arkeologis harus selalu diuji secara kritis untuk menghindari bias politik."
Sarah Allan
"Definisi peradaban tidak bisa disamaratakan, oleh karena itu argumen memperluas garis waktu dengan kriteria baru seperti astronomi harus dibarengi pemahaman sosial dan budaya yang menyeluruh."

Analisis Kami

"Pendekatan Feng Shi yang mengedepankan astronomi sebagai awal peradaban menawarkan perspektif yang segar dan ilmiah, namun masih perlu dukungan bukti lebih luas untuk diterima global. Klaim ini menarik karena menantang paradigma lama, tapi sebaiknya tidak dipaksakan untuk kepentingan nasionalistik saja."

Prediksi Kami

Perdebatan akademis dan publik akan terus berlangsung mengenai kapan sebenarnya peradaban Tiongkok mulai, dengan kemungkinan revisi standar sejarah yang akhirnya diadopsi secara lebih luas, meskipun masih ada skeptisisme dan konflik interpretasi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa klaim utama Feng Shi tentang sejarah peradaban Tiongkok?
A
Feng Shi mengklaim bahwa sejarah peradaban Tiongkok berlangsung selama 8.000 tahun, lebih lama dari yang diterima secara umum yaitu 5.000 tahun.
Q
Mengapa Feng Shi berpendapat bahwa astronomi penting dalam menentukan awal peradaban?
A
Feng Shi berpendapat bahwa kemajuan dalam pengamatan astronomi dan teknik penanggalan untuk pertanian adalah tanda awal dari peradaban.
Q
Apa perbedaan pandangan antara Feng Shi dan beberapa sarjana lain mengenai asal-usul peradaban?
A
Feng Shi percaya bahwa kemunculan negara bukanlah satu-satunya indikator peradaban, sementara beberapa sarjana lain berfokus pada munculnya negara sebagai tanda utama.
Q
Apa saja kritik yang muncul terkait klaim Feng Shi?
A
Kritik yang muncul menyatakan bahwa kriteria yang digunakan untuk mendefinisikan peradaban mungkin disesuaikan secara sewenang-wenang untuk kepentingan politik.
Q
Mengapa perdebatan ini dianggap memiliki implikasi politik?
A
Perdebatan ini dianggap memiliki implikasi politik karena dapat mempengaruhi cara Tiongkok melihat sejarah dan identitas budayanya.