Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Masyarakat Matrilineal Tertua Di Dunia Ditemukan Di Tiongkok Timur

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
06 Jun 2025
1104 dibaca
1 menit
Masyarakat Matrilineal Tertua Di Dunia Ditemukan Di Tiongkok Timur

TLDR

Masyarakat Neolithic di Shandong adalah contoh pertama dari masyarakat matrilineal yang diketahui.
Penelitian ini menunjukkan bahwa garis keturunan dapat ditelusuri melalui perempuan tanpa adanya akumulasi kekayaan.
Analisis DNA kuno memberikan wawasan baru tentang struktur sosial masyarakat kuno di Tiongkok.
Sekitar 4.500 tahun yang lalu, sebuah masyarakat Neolitik hidup di wilayah Shandong, Tiongkok bagian timur, dengan cara menelusuri keturunan melalui garis perempuan. Mereka bercocok tanam millet, memelihara hewan, dan mungkin juga memancing di kawasan pesisir.Penemuan ini merupakan bukti paling awal dari mata masyarakat yang berketurunan melalui garis ibu (matrilineal), yang bertahan selama 250 tahun atau setidaknya selama 10 generasi. Studi ini membantu menjawab pertanyaan apakah masyarakat awal lebih banyak mengorganisasi keturunan dengan garis ayah atau ibu.Tim peneliti, yang terdiri dari ilmuwan dari berbagai universitas dan institusi di Tiongkok serta ahli dari University College London, menganalisis DNA kuno dari 60 individu yang hidup antara 2750 dan 2500 SM di daerah tersebut.Hasil penelitian mengungkap bahwa sistem matrilineal dapat muncul dan bertahan lama dalam masyarakat yang tidak memiliki mekanisme kuat untuk akumulasi kekayaan, yang menjadi dasar penting dalam memahami struktur sosial masyarakat Neolitik.Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Nature dan menambah wawasan penting dalam ilmu arkeologi dan antropologi mengenai struktur sosial manusia prasejarah di wilayah Tiongkok dan kemungkinan pola keturunan di masyarakat awal dunia.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.