Mengungkap Kerjasama Kuno dalam Pengelolaan Air di Cina: Tantangan Terhadap Teori Despotisme
Courtesy of SCMP

Mengungkap Kerjasama Kuno dalam Pengelolaan Air di Cina: Tantangan Terhadap Teori Despotisme

Mengungkap sejarah pengelolaan air zaman kuno di Cina sebagai bentuk kerjasama komunitas, sekaligus membantah teori lama bahwa proyek air skala besar selalu menyebabkan rezim otoriter di Timur, sehingga memberikan perspektif baru atas sejarah dan organisasi sosial masyarakat kuno.

29 Jan 2026, 14.00 WIB
201 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Masyarakat kuno di Tiongkok telah mengelola air secara kolaboratif selama ribuan tahun.
  • Penemuan baru menantang pandangan tradisional tentang hubungan antara manajemen air dan despotisme.
  • Penelitian ini menunjukkan pentingnya proyek air dalam membangun komunitas dan sistem sosial di Tiongkok kuno.
Beijing, Cina - Para peneliti menggunakan teknologi digital untuk menemukan bukti arkeologi baru yang menunjukkan bahwa masyarakat kuno di Cina mengelola air secara kolektif. Penemuan ini menentang pandangan lama dari beberapa sarjana Barat yang menyatakan bahwa proyek air besar mendorong munculnya sistem politik otoriter.
Menurut Laboratorium Ilmu Arkeologi dan Perlindungan Warisan Budaya di Akademi Ilmu Sosial Cina, sejarah pengelolaan air skala besar di wilayah Cina memungkinkan untuk didorong mundur hingga hampir 3.000 tahun lebih awal dibandingkan yang diperkirakan sebelumnya.
Liu Jianguo, seorang peneliti dari lembaga tersebut, menjelaskan bahwa masyarakat kuno mulai membangun sistem air hidraulik sejak 5.000 tahun yang lalu, terutama di wilayah dataran tengah dan bawah Sungai Yangtze.
Penelitian ini membantah teori Karl August Wittfogel yang menyatakan bahwa pembentukan dan pengelolaan proyek air besar membutuhkan organisasi terpusat yang kuat hingga menimbulkan bentuk despotisme di masyarakat Timur.
Data baru menunjukkan bahwa masyarakat pra-sejarah di Cina tidak mengandalkan otoritas pusat, melainkan bekerja sama di tingkat keluarga atau klan untuk membangun dan mengelola struktur air seperti kolam penyimpanan, irigasi, dan pengendalian banjir.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3341627/how-chinas-5100-year-old-dams-challenge-western-narratives-despotism?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Liu Jianguo
"Studi ini membuktikan bahwa teori orientalisme dan otoritarianisme dalam konteks pengelolaan air perlu direvisi karena masyarakat kuno Cina menunjukkan mekanisme kerja sama tradisional yang efektif."
Karl August Wittfogel
"Teori saya tentang Oriental despotism memang mengaitkan pengelolaan air dengan kekuasaan terpusat, tetapi bukti baru ini menunjukkan perlunya interpretasi yang lebih nuanced dan mempertimbangkan kerjasama komunitas."

Analisis Kami

"Penelitian ini sangat penting karena menunjukkan bahwa kompleksitas sosial pada masyarakat kuno tidak harus selalu diinterpretasikan sebagai bentuk dominasi otoriter, melainkan juga sebagai bentuk kerja sama yang mengakar pada komunitas. Ini mengubah cara kita melihat hubungan antara teknologi, sosial, dan politik dalam sejarah peradaban manusia secara global."

Prediksi Kami

Penelitian ini kemungkinan akan menginspirasi kajian ulang terhadap sejarah politik dan sosial masyarakat kuno di wilayah lain serta menstimulasi pendekatan baru dalam studi arkeologi penggunaan teknologi digital untuk memetakan kerja sama sosial masa lalu.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditemukan oleh penelitian terbaru mengenai manajemen air di Tiongkok kuno?
A
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa masyarakat kuno di Tiongkok telah membangun sistem hidrolik sejak 5.000 tahun yang lalu.
Q
Siapa yang menantang teori despotisme oriental dan apa temuan mereka?
A
Liu Jianguo menantang teori despotisme oriental, dan temuan mereka menunjukkan bahwa proyek air dilakukan secara kolaboratif oleh komunitas pra-sejarah.
Q
Berapa lama proyek manajemen air telah ada di Tiongkok?
A
Proyek manajemen air telah ada di Tiongkok selama hampir 5.000 tahun.
Q
Apa yang menjadi fokus penelitian Liu Jianguo?
A
Penelitian Liu Jianguo berfokus pada pengungkapan sejarah proyek-proyek air besar di Tiongkok dan kolaborasi komunitasnya.
Q
Apa yang diungkapkan oleh bukti arkeologis tentang kolaborasi komunitas kuno di Tiongkok?
A
Bukti arkeologis menunjukkan bahwa komunitas kuno di Tiongkok bekerja sama dalam proyek pengelolaan air seperti penggalian kolam untuk penyimpanan air.