
Courtesy of CNBCIndonesia
Penelitian 50 Tahun: Kondisi Fisik Manusia Puncak di Usia 35 Tahun
Artikel ini bertujuan menjelaskan bahwa kondisi fisik manusia mencapai puncaknya di usia sekitar 35 tahun dan bagaimana aktivitas fisik dapat menahan laju penurunan kemampuan fisik seiring bertambahnya usia.
06 Feb 2026, 20.30 WIB
61 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kondisi fisik manusia memuncak di usia 26-36 tahun sebelum mulai menurun.
- Olahraga sejak remaja dapat membantu mempertahankan kapasitas fisik lebih baik di usia tua.
- Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga, karena aktivitas fisik dapat mengurangi laju penurunan performa.
Jakarta, Indonesia - Sebuah penelitian yang dilakukan hampir selama 50 tahun mengamati kondisi fisik ratusan orang mulai dari usia muda hingga lanjut usia. Penelitian ini menggunakan data dari Studi Aktivitas Fisik dan Fitnes di Swedia yang memeriksa kekuatan dan kebugaran peserta pada beberapa usia tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan fisik, termasuk ketahanan otot dan kapasitas aerobik, mencapai puncaknya antara usia 26 sampai 36 tahun. Menariknya, tidak ada perbedaan signifikan antara pria dan wanita dalam hal ini, kecuali untuk kekuatan otot dimana pria dan wanita mencapai puncaknya pada usia yang berbeda.
Setelah mencapai puncak, kemampuan fisik mulai menurun secara bertahap setiap tahunnya. Penurunan ini mulai dari 0,3 persen hingga meningkat menjadi 2,5 persen per tahun ketika usia semakin tua. Penurunan kekuatan otot pada usia 63 tahun bisa mencapai antara 30 sampai 48 persen dari puncaknya.
Meski tidak bisa menghentikan penurunan fisik, olahraga dapat memperlambat proses ini. Orang yang aktif berolahraga sejak muda cenderung mempertahankan kemampuan fisiknya lebih baik dibandingkan yang baru mulai berolahraga di usia dewasa. Bahkan yang memulai olahraga di usia dewasa masih dapat menjaga kemampuan fisik sekitar 10 persen lebih baik.
Penting untuk mulai membiasakan aktivitas fisik sejak remaja dan dewasa muda agar kebugaran tetap terjaga seiring bertambahnya usia. Aktivitas fisik tidak pernah terlambat untuk dilakukan dan bisa membantu memperlambat penurunan performa fisik, sehingga kualitas hidup dapat lebih terjaga.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260206140914-37-708875/fisik-pria-dan-wanita-mentok-di-usia-sama-lalu-makin-lemah
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260206140914-37-708875/fisik-pria-dan-wanita-mentok-di-usia-sama-lalu-makin-lemah
Analisis Ahli
Maria Westerståhl
"Aktivitas fisik secara konsisten dapat memperlambat laju penurunan kemampuan fisik walau tidak mampu menghentikannya sepenuhnya."
Analisis Kami
"Meskipun penurunan fisik tidak dapat dihindari, fokus pada kebiasaan hidup aktif sejak dini sangat krusial untuk kualitas hidup yang lebih baik di usia tua. Pendekatan pencegahan dengan olahraga teratur dan konsisten harus mulai ditanamkan sejak remaja agar manfaatnya berkelanjutan."
Prediksi Kami
Di masa depan, kesadaran dan dorongan aktivitas fisik sejak usia remaja dan dewasa muda akan semakin penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jangka panjang, terutama seiring populasi yang menua.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian mengenai kondisi fisik manusia?A
Penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik manusia memuncak pada usia sekitar 35 tahun dan terus merosot setelahnya.Q
Pada usia berapa kondisi fisik manusia memuncak?A
Kondisi fisik manusia memuncak antara usia 26 tahun dan 36 tahun.Q
Bagaimana perbedaan penurunan kekuatan otot antara pria dan wanita?A
Pria memuncak pada usia 27 tahun, sedangkan wanita pada usia 19 tahun, dengan penurunan kekuatan otot kedua jenis kelamin merosot cepat.Q
Apa yang bisa dilakukan untuk menahan penurunan kemampuan fisik?A
Aktivitas fisik dapat membantu menahan penurunan kemampuan fisik, terutama jika dilakukan sejak usia remaja.Q
Siapa yang memimpin penelitian ini?A
Penelitian ini dipimpin oleh Maria Westerståhl dari Karolinska Institute.




