Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Studi Baru Ungkap Populasi Perdesaan Dunia Lebih Besar dari Data Resmi

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (2mo ago) macro-economics (2mo ago)
02 Feb 2026
278 dibaca
2 menit
Studi Baru Ungkap Populasi Perdesaan Dunia Lebih Besar dari Data Resmi

Rangkuman 15 Detik

Populasi perdesaan mungkin jauh lebih tinggi dari data resmi yang ada.
Studi ini menunjukkan pentingnya evaluasi akurasi data populasi global.
Kritik dari ahli lain menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memverifikasi temuan ini.
Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Aalto University membongkar dugaan bahwa populasi manusia di daerah perdesaan seluruh dunia jauh lebih besar dari yang tercatat dalam data resmi. Data populasi global selama ini mengandalkan sensus yang terbatas dan seringkali sulit dijangkau terutama di wilayah terpencil. Peneliti utama Josias Lang-Ritter menggunakan data relokasi penduduk dari proyek bendungan sebagai sumber alternatif yang lebih akurat untuk menguji populasi di berbagai negara. Data ini menunjukkan bahwa populasi di perdesaan bisa lebih banyak hingga 53% sampai 84% dibandingkan perkiraan resmi. Ketidakakuratan ini diduga karena keterbatasan sumber daya negara dalam melakukan sensus serta kesulitan mengakses daerah-daerah terpencil. Padahal, data sensus ini menjadi dasar penting untuk pengambilan keputusan dan perencanaan sumber daya di berbagai bidang. Namun, pandangan ini mendapat kritik dari sejumlah pakar, seperti Stuart Gietel-Basten yang menyatakan bahwa klaim adanya kesalahan sebesar ini sangat kontroversial dan bertentangan dengan banyak data lain yang sudah terpercaya selama puluhan tahun. Para ilmuwan sepakat bahwa penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk memastikan sejauh mana data populasi global selama ini akurat atau tidak. Hasil ini diharapkan bisa mendorong perbaikan metode pengumpulan data demi menghasilkan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.

Analisis Ahli

Stuart Gietel-Basten
Meskipun pendataan populasi perdesaan perlu diperbaiki, klaim adanya miliaran penduduk yang tidak terhitung sangat tidak mungkin dan bertentangan dengan ribuan dataset lain yang telah ada.