Apakah Homo Floresiensis Masih Hidup? Kontroversi dan Bukti Terbaru dari Flores
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
05 Nov 2025
156 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Homo floresiensis merupakan spesies manusia purba yang dianggap telah punah.
Ada klaim dari warga suku Lio bahwa mereka melihat makhluk kerdil mirip manusia, yang mungkin merupakan keturunan Homo floresiensis.
Para ilmuwan skeptis terhadap klaim tersebut, berpendapat bahwa jumlah individu yang diperlukan untuk bertahan jauh lebih besar.
Homo floresiensis adalah spesies manusia purba yang tingginya hanya sekitar 106 cm dan dikenal karena postur tubuhnya yang mungil. Fosil mereka ditemukan di gua Liang Bua, Pulau Flores, Indonesia, dengan usia sekitar 12.000 tahun. Penemuan ini penting karena menimbulkan pertanyaan apakah mereka sudah benar-benar punah atau masih ada hingga sekarang.
Seorang antropolog Australia, Gregory Forth, mengklaim bahwa warga lokal suku Lio melaporkan melihat makhluk kerdil yang mirip manusia purba. Menurutnya, makhluk tersebut merupakan Homo floresiensis yang masih hidup di tengah masyarakat modern. Ini menarik perhatian para ilmuwan dan masyarakat luas.
Namun, klaim ini dibantah oleh para ahli lain, seperti Matthew Tocheri dari Smithsonian Institution. Tocheri mengatakan bahwa spesies ini sudah punah dan menjaga kelangsungan hidup populasi membutuhkan jumlah individu yang cukup banyak, lebih dari yang dilaporkan warga lokal.
Corey Bradshaw dari Flinders University setuju bahwa spesies untuk bertahan hidup harus memiliki setidaknya 50 individu efektif, yang jauh lebih besar dari jumlah individu yang dilihat secara sporadis. Jadi, keberadaan Homo floresiensis saat ini sangat diragukan secara ilmiah.
Meskipun kontroversi ini masih berlangsung, penemuan fosil dan cerita masyarakat setempat tetap menjadi bahan penelitian dan diskusi. Namun untuk saat ini, bukti ilmiah lebih kuat menunjukan bahwa Homo floresiensis adalah spesies yang telah punah ribuan tahun lalu.
Analisis Ahli
Matthew Tocheri
Saya sangat meragukan Homo floresiensis masih hidup karena jumlah individu yang terlihat sangat kecil dan spesies ini sudah punah ribuan tahun lalu.Corey Bradshaw
Untuk mempertahankan populasi sebuah spesies dibutuhkan setidaknya 50 individu efektif, yang tidak mungkin dipenuhi oleh kelompok kecil yang dilaporkan warga lokal.

