Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Gangguan TikTok Dan Kekhawatiran Pemilik Baru Membuat Kreator Resah

Teknologi
Pengembangan Software
TheVerge TheVerge
30 Jan 2026
51 dibaca
2 menit
Gangguan TikTok Dan Kekhawatiran Pemilik Baru Membuat Kreator Resah

Rangkuman 15 Detik

Keterlibatan Oracle di TikTok memicu kekhawatiran di kalangan pengguna mengenai privasi dan kontrol konten.
Gangguan layanan TikTok mengarah pada perdebatan di kalangan kreator tentang masa depan platform ini.
Perubahan dalam algoritma TikTok dapat berdampak besar pada industri kreator dan pemasaran.
Pada akhir pekan lalu, TikTok mengalami gangguan besar yang membuat pengguna tidak bisa mengupload video dan jumlah tayangan menjadi tidak akurat. Masalah ini berasal dari pemadaman listrik di pusat data yang menjadi partner TikTok di Amerika Serikat. Gangguan ini terjadi saat TikTok Amerika Serikat kini dijalankan oleh TikTok USDS Joint Venture LLC, perusahaan yang dimiliki bersama oleh ByteDance, Oracle, dan beberapa investor lain. Kehadiran Oracle, yang didirikan oleh Larry Ellison dengan kedekatan politik pada Donald Trump, membuat pengguna curiga akan adanya pengawasan lebih ketat. Beberapa kreator besar, termasuk Meg Stalter, mengumumkan rencana untuk menghapus akun dan mengunduh semua video mereka. Ada pula yang mulai mencari alternatif lain seperti aplikasi UpScrolled yang mengklaim netral secara politik. TikTok mengumumkan akan melakukan pelatihan ulang, pengujian, dan pembaruan algoritma mereka demi memastikan kualitas layanan, namun belum ada kejelasan kapan dan bagaimana langkah ini akan dilakukan. Hal ini menambah ketidakpastian bagi para kreator dan pengguna setia platform. Perubahan ini sangat penting bagi industri kreator dan media sosial secara umum karena TikTok telah menjadi platform utama untuk viralitas, musik, pemasaran, dan sumber informasi. Jika ada perubahan besar, hal ini bisa mengganggu bisnis dan kebiasaan banyak orang.

Analisis Ahli

Adam Mosseri
Sebagai ahli media sosial, saya melihat bahwa perubahan pemilik dan gangguan teknis bisa merusak kepercayaan yang dibangun selama ini. TikTok perlu cepat memberi kepastian soal algoritma dan kebijakan konten agar tidak tergerus oleh kecemasan pengguna.
Shoshana Zuboff
Dalam studi saya tentang pengawasan digital, kepemilikan korporat dan potensi sensor menjadi masalah serius yang bisa mengikis kebebasan berekspresi. TikTok harus transparan dan bertanggung jawab untuk menghindari distorsi informasi.