
Courtesy of QuantaMagazine
Peran Astrocytes dalam Mengatur Perubahan Keadaan Otak dan Perilaku
Mengungkap dan menjelaskan peran penting astrocytes dalam neuromodulasi dan pengaturan keadaan otak, serta dampaknya terhadap perilaku dan kemungkinan kaitannya dengan gangguan neuropsikiatri, agar pemahaman dan penelitian otak dapat lebih komprehensif dan efektif dalam mengatasi gangguan otak.
30 Jan 2026, 07.00 WIB
245 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Astrocytes memainkan peran kunci dalam neuromodulasi dan pengaturan keadaan otak.
- Penelitian terbaru menunjukkan bahwa astrocytes dapat mempengaruhi perilaku dan kondisi kesehatan mental.
- Pentingnya memasukkan astrocytes dalam model neuroscience untuk memahami fungsi otak secara lebih holistik.
Portland, United States; San Francisco, United States; Charlottesville, United States; Saint Louis, United States - Otak manusia terdiri dari jaringan kompleks miliaran neuron yang berfungsi mengatur persepsi, pikiran, dan perilaku. Namun, fokus penelitian selama bertahun-tahun hanya pada neuron dianggap tidak cukup untuk memahami seluruh fungsi otak. Penelitian terbaru membuktikan bahwa ada sel lain yang sangat penting bernama astrocytes.
Astrocytes adalah sel besar yang lebih banyak jumlahnya dibandingkan neuron di beberapa wilayah otak. Mereka memiliki bentuk yang kompleks dan dapat mengelilingi jutaan sinapsis, tempat pertukaran sinyal antar neuron. Sel-sel ini ternyata membantu menyetel dan mengatur aktivitas otak secara keseluruhan melalui proses yang disebut neuromodulasi.
Para ilmuwan dari berbagai laboratorium berhasil menunjukkan bukti kuat peran astrocytes melalui eksperimen pada lalat buah, ikan zebra, dan tikus. Ketika otak menerima sinyal neuromodulator seperti norepinephrine, astrocytes merespons dengan mengatur aktivitas sinapsis dan memengaruhi keadaan emosional dan perilaku, misalnya dalam situasi waspada atau ketika menyerah pada situasi yang sulit.
Temuan penting lainnya adalah bahwa astrocytes bekerja dalam waktu yang lebih lama daripada neuron dan dapat mengatur perubahan keadaan otak yang kompleks, termasuk siklus tidur dan reaksi stres. Hal ini membuat astrocytes menjadi kandidat penting untuk dipelajari dalam konteks penyakit mental seperti depresi dan gangguan tidur.
Meski masih banyak yang harus dipelajari tentang detail mekanisme kerja astrocytes, para peneliti yakin bahwa memasukkan astrocytes dalam model otak akan membuka jalan bagi terapi yang lebih efektif dan inovatif untuk mengobati gangguan otak. Pemahaman tentang astrocytes bisa mengubah cara ilmuwan memandang dan menangani penyakit neurologis di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.quantamagazine.org/once-thought-to-support-neurons-astrocytes-turn-out-to-be-in-charge-20260130/
[1] https://www.quantamagazine.org/once-thought-to-support-neurons-astrocytes-turn-out-to-be-in-charge-20260130/
Analisis Ahli
Marc Freeman
"Astrocytes secara aktif mengatur pengaliran informasi neural dan mengubah keadaan otak secara dinamis, bukti bahwa mereka bukan hanya sel pendukung pasif."
Stephen Smith
"Neuromodulasi oleh astrocytes sangat penting dalam menjaga fungsi sirkuit saraf yang stabil dan beradaptasi."
Douglas Fields
"Penelitian terbaru menunjukkan astrocytes adalah bagian yang tidak bisa diabaikan dalam mekanisme neuromodulasi otak."
Analisis Kami
"Peran astrocytes sebagai neuromodulator mengubah paradigma lama yang hanya menempatkan neuron sebagai pusat kendali otak, sehingga membuka pintu baru dalam neurobiologi yang lebih holistik. Penemuan ini sangat penting karena menjelaskan mekanisme yang selama ini terabaikan dan berpotensi merevolusi cara kita menangani penyakit otak."
Prediksi Kami
Di masa depan, penelitian dan pengembangan obat kemungkinan besar akan semakin fokus pada astrocytes sebagai target terapi baru untuk gangguan neuropsikiatri dan kondisi otak lainnya, membuka era baru dalam pengobatan yang efektif.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa peran astrocytes dalam sistem saraf menurut penelitian terbaru?A
Astrocytes berperan sebagai pengawas yang membantu mengatur keadaan otak dan memodulasi aktivitas neuron.Q
Mengapa penelitian tentang astrocytes dianggap penting dalam memahami kesehatan mental?A
Penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada sinyal astrocytes dapat berkontribusi pada kondisi kesehatan mental seperti depresi.Q
Siapa yang memimpin penelitian tentang neuromodulasi di ikan zebra?A
Misha Ahrens memimpin penelitian yang menunjukkan bahwa astrocytes memodulasi perubahan keadaan otak pada ikan zebra.Q
Apa yang ditemukan oleh Stephen Smith tentang sinyal astrocytes?A
Stephen Smith menemukan bahwa astrocytes tidak hanya berfungsi sebagai pendukung neuron, tetapi juga terlibat dalam sinyal yang memengaruhi fungsi otak.Q
Bagaimana astrocytes memengaruhi perilaku hewan dalam eksperimen?A
Astrocytes memengaruhi perilaku hewan dengan mengatur sinyal yang menginduksi perubahan dalam keadaan mental, seperti saat ikan zebra merasa putus asa.




