Microsoft Rilis Rho-alpha: Robot Pintar Bisa Dengar, Lihat, dan Raba
Courtesy of Forbes

Microsoft Rilis Rho-alpha: Robot Pintar Bisa Dengar, Lihat, dan Raba

Memperkenalkan Rho-alpha, sebuah model fondasi robotik bimanual dari Microsoft yang mengintegrasikan pemrosesan visi, pemahaman bahasa, dan sensor sentuh, untuk memungkinkan robot bekerja secara adaptif sesuai instruksi lisan sembari menyesuaikan gaya pegangan berdasarkan feedback sentuhan, guna meningkatkan otomatisasi di lingkungan kerja yang tidak terstruktur dan berubah-ubah.

30 Jan 2026, 09.56 WIB
182 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Rho-alpha menggabungkan pemrosesan visual dan pemahaman bahasa dengan sensor taktil untuk manipulasi yang lebih akurat.
  • Pelatihan model robotika dapat dilakukan dengan data sintetis untuk mengatasi keterbatasan data nyata.
  • Model dasar seperti Rho-alpha menunjukkan potensi besar untuk menjadikan robot sebagai kolaborator yang lebih adaptif dalam industri.
Microsoft Research baru-baru ini mengumumkan Rho-alpha, model foundational robotik yang dapat mengendalikan dua tangan robot sekaligus dengan kemampuan mendengar instruksi lisan dan merespon berdasarkan sensor sentuh. Ini merupakan terobosan untuk otomatisasi industri di lingkungan yang tidak memiliki struktur yang kaku seperti pada lini produksi tradisional.
Model ini dapat mengubah cara robot bekerja dengan menggabungkan kemampuan penglihatan, pemahaman bahasa, serta sentuhan, yang memungkinkan robot beradaptasi saat melakukan tugas manipulasi kompleks, seperti memasang colokan ke stopkontak yang memerlukan kepekaan terhadap tekanan dan posisi yang tepat.
Microsoft menggunakan perpaduan data dari demonstrasi nyata, simulasi menggunakan Nvidia Isaac Sim di cloud Azure, serta data visual dan bahasa dalam jumlah besar untuk melatih model ini. Metode ini mengatasi keterbatasan data fisik yang mahal dan sulit dikumpulkan untuk berbagai situasi tugas robotik.
Rho-alpha didemonstrasikan dengan dua lengan robot Universal Robots UR5e yang dipasangi sensor sentuh. Dalam pengujian, model dapat mengikuti instruksi seperti menaruh nampan di dalam kotak perkakas dan menyesuaikan gerakan saat menerima umpan balik sentuhan dan koreksi dari manusia di tempat.
Dalam bisnisnya, Microsoft akan menawarkan Rho-alpha melalui platform Foundry agar pengguna bisa menyesuaikan model ini dengan data milik mereka sendiri. Model ini menunjukkan masa depan robot yang bukan hanya alat statis, tapi mitra kerja yang bisa belajar dan beradaptasi dari interaksi dengan manusia dalam jangka panjang.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/janakirammsv/2026/01/29/microsoft-extends-its-phi-models-to-physical-ai-with-rho-alpha/

Analisis Ahli

Pieter Abbeel
"Integrasi sensor sentuh dengan pemahaman bahasa adalah kombinasi yang menjanjikan untuk meningkatkan kecerdasan robotik dan adaptasi real-time terhadap lingkungan yang kompleks."
Fei-Fei Li
"Pemanfaatan data simulasi yang diperkuat dengan data fisik nyata adalah pendekatan penting untuk mengatasi kurangnya data dalam robotik dan memungkinkan skala pembelajaran lebih luas."
Oussama Khatib
"Fokus pada kontrol bimanual dan pembelajaran terus menerus sangat krusial untuk membawa robot ke tahap kolaborasi yang sejati dengan manusia."

Analisis Kami

"Rho-alpha merupakan langkah penting yang menggarisbawahi keniscayaan sensor sentuh dalam robotik manipulasi, yang selama ini diabaikan dalam banyak sistem berbasis visi murni. Penggabungan antara pembelajaran berkelanjutan melalui interaksi manusia dan kemampuan deploy di edge device membuka peluang baru bagi automasi fleksibel tanpa ketergantungan cloud yang berlebihan."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, robot dengan fondasi model seperti Rho-alpha akan menjadi kolaborator adaptif dalam berbagai sektor industri dan logistik, menggantikan robot yang hanya dapat diprogram secara kaku serta secara signifikan menurunkan biaya dan waktu implementasi otomatisasi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Rho-alpha?
A
Rho-alpha adalah model dasar untuk manipulasi robotik bimanual yang dikembangkan oleh Microsoft Research.
Q
Mengapa Rho-alpha penting untuk otomatisasi industri?
A
Rho-alpha penting untuk otomatisasi industri karena dapat bekerja di lingkungan yang tidak terstruktur, seperti gudang dan fasilitas kesehatan.
Q
Bagaimana Rho-alpha menggunakan sensor taktil?
A
Rho-alpha menggunakan sensor taktil untuk memberikan umpan balik tentang tekanan dan kontak, yang membantu dalam tugas manipulasi.
Q
Apa tantangan utama dalam pengembangan robotika?
A
Tantangan utama dalam pengembangan robotika adalah keterbatasan data dan biaya tinggi untuk mengumpulkan demonstrasi fisik.
Q
Siapa saja penyedia teknologi robotika yang bersaing dengan Microsoft?
A
Penyedia teknologi robotika yang bersaing dengan Microsoft termasuk Google DeepMind dengan Gemini Robotics, dan Figure AI dengan model Helix.