
Courtesy of NatureMagazine
Penemuan Pola Gelombang Otak Tanda Kehilangan Kesadaran Saat Anestesi Propofol
Menemukan biomarker gelombang otak khas yang menandai kehilangan kesadaran selama anestesi agar dapat membantu dokter mengatur dosis obat dengan lebih tepat dan menghindari risiko sedasi berlebihan atau kurang.
29 Jan 2026, 07.00 WIB
268 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penelitian ini mengidentifikasi pola gelombang otak yang dapat berfungsi sebagai biomarker untuk kehilangan kesadaran.
- Pola gelombang ini dapat membantu dokter dalam menyesuaikan dosis anestesi untuk menghindari efek samping.
- Studi ini menunjukkan pentingnya pemahaman tentang koneksi otak dalam konteks anestesi dan kesadaran.
Shanghai, China - Para ilmuwan menginvestigasi bagaimana gelombang otak berubah saat seseorang diberikan obat anestesi yang sering digunakan, yaitu propofol. Dengan memasang 128 elektroda di kepala para pasien yang akan menjalani operasi, mereka merekam aktivitas listrik otak untuk dijadikan data.
Mereka fokus pada komunikasi antara area-area tertentu di otak yang berperan dalam kesadaran, seperti korteks parietal, korteks oksipital, dan talamus. Sebelum anestesi diberikan, terdapat sinkronisasi tinggi dalam gelombang alfa, yang menunjukkan komunikasi erat antara bagian-bagian otak tersebut.
Saat anestesi mulai bekerja, sinkronisasi ini menurun dan menunjukkan gangguan dalam komunikasi antar area otak tersebut. Perubahan ini bisa menjadi tanda biologis yang mengindikasikan bahwa pasien mulai kehilangan kesadaran.
Penemuan ini dianggap penting karena bisa menjadi biomarker yang dapat dipakai untuk memantau tingkat kesadaran pasien secara objektif, sehingga dosis obat dapat disesuaikan agar pasien tidak terlalu dalam ataupun kurang teranestesi.
Penelitian ini masih harus dikembangkan lebih lanjut dengan berbagai jenis anestesi dan populasi pasien yang berbeda agar biomarker ini dapat digunakan secara luas dan memberikan manfaat terbaik dalam praktik klinis.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00301-9
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00301-9
Analisis Ahli
Ti-Fei Yuan
"Penemuan biomarker ini bisa menjadi terobosan dalam membuat anestesi lebih aman dan efektif, membantu dokter menghindari kesalahan dosis."
Ahli Neurologi Independen
"Meski menarik, pendekatan ini harus dikombinasikan dengan metode lain untuk memastikan kesadaran benar-benar terdeteksi secara komprehensif."
Analisis Kami
"Pola gelombang otak yang spesifik saat kehilangan kesadaran sangat menjanjikan untuk kemajuan monitoring anestesi. Namun, perlu diuji lagi pada berbagai jenis anestesi dan kondisi klinis agar dapat diaplikasikan secara luas dan andal dalam praktik medis."
Prediksi Kami
Penemuan biomarker gelombang otak ini kemungkinan akan membuka jalan bagi pengembangan teknologi monitoring anestesi yang lebih akurat dan personal, sehingga mengurangi risiko komplikasi selama operasi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan para ilmuwan tentang pola gelombang otak selama anestesi?A
Para ilmuwan menemukan pola gelombang otak yang khas yang menunjukkan transisi menuju ketidaksadaran selama anestesi.Q
Mengapa pola gelombang otak ini penting bagi dokter?A
Pola ini penting karena dapat membantu dokter menyesuaikan dosis anestesi agar tidak terlalu dalam atau kurang dalam.Q
Siapa yang terlibat dalam penelitian ini?A
Penelitian ini melibatkan Ti-Fei Yuan dan timnya dari Shanghai Jiao Tong University.Q
Apa yang digunakan untuk merekam aktivitas listrik otak pada pasien?A
Aktivitas listrik otak pada pasien direkam menggunakan 128 elektroda yang ditempatkan di kulit kepala.Q
Apa tujuan dari penelitian ini?A
Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari biomarker yang dapat diukur untuk kehilangan kesadaran.


.jpg)

