
Courtesy of CNBCIndonesia
Tether Tingkatkan Investasi Emas Hingga 15% Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
Memberikan informasi tentang langkah investasi Tether dalam emas batangan sebagai upaya diversifikasi portofolio dan perlindungan terhadap volatilitas pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.
29 Jan 2026, 20.10 WIB
45 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tether berinvestasi dalam emas batangan sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi.
- Perusahaan memiliki cadangan emas batangan sebesar 130 metrik ton untuk mendukung stablecoin USDT.
- Harga emas mengalami lonjakan yang signifikan, menunjukkan minat yang meningkat terhadap investasi emas.
Jakarta, Indonesia - Dalam kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan ketegangan geopolitik yang terus berlangsung, emas menjadi pilihan investasi yang semakin diminati karena dianggap sebagai aset yang aman. Perusahaan stablecoin Tether mengumumkan rencana untuk mengalokasikan sebagian besar portofolio investasinya ke emas batangan guna melindungi nilai asetnya.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan bahwa perusahaan menargetkan 10% hingga 15% dari portofolio investasinya di emas batangan. Saat ini, Tether telah memiliki 130 metrik ton emas batangan, yang disimpan secara fisik di Swiss, dan terus menambah pengadaan emas secara berkala setiap minggu.
Tether telah membeli banyak emas selama tahun lalu, terutama pada kuartal IV 2025, di mana perusahaan menambah 27 ton emas. Hal ini dilakukan sebagai langkah diversifikasi dan juga sebagai upaya menjaga kestabilan nilai stablecoin USDT yang dipatok pada dolar AS, dengan nilai token beredar mencapai 186 miliar dolar AS.
Selain itu, Tether juga memiliki token emas dengan nilai beredar mencapai 2,7 miliar dolar AS. Paolo Ardoino menyebut bahwa laba perusahaan pada tahun 2026 ditargetkan melebihi 10 miliar dolar AS, sejalan dengan tren kenaikan harga emas yang mencapai rekor tertinggi dan melonjak 64% sepanjang tahun sebelumnya.
Investasi Tether tidak hanya terbatas pada emas, tetapi juga mencakup surat utang pemerintah AS, Bitcoin, dan sektor teknologi. Dengan diversifikasi ini, Tether berusaha menjaga kelangsungan dan keamanan asetnya agar mampu bertahan di tengah ketidakpastian global dan dinamika pasar yang kompleks.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129171209-37-706489/raja-kripto-beralih-ke-emas-sebut-dunia-tak-baik-baik-saja
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129171209-37-706489/raja-kripto-beralih-ke-emas-sebut-dunia-tak-baik-baik-saja
Analisis Ahli
Paolo Ardoino
"Menyatakan bahwa diversifikasi portofolio dengan 10%-15% di emas batangan sangat rasional untuk stabilitas investasi Tether."
Analisis Kami
"Langkah Tether menambah alokasi emas dalam portofolionya merupakan strategi cerdas untuk mengurangi risiko volatilitas pasar kripto yang terkenal tidak stabil. Emas sebagai aset safe haven bisa memberi perlindungan yang kuat, terutama saat ketegangan ekonomi dan geopolitik masih terus berlanjut."
Prediksi Kami
Tether kemungkinan akan terus meningkatkan porsi investasi emasnya secara bertahap setiap kuartal untuk menjaga kestabilan aset, dan nilai investasi dalam emas bisa terus tumbuh seiring dengan tren kenaikan harga emas global.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan Tether terkait investasi emas?A
Tether berencana mengalokasikan 10%-15% portofolio investasinya ke emas batangan.Q
Berapa persen portofolio investasi Tether yang akan dialokasikan untuk emas batangan?A
Portofolio investasi Tether akan dialokasikan sekitar 10%-15% untuk emas batangan.Q
Siapa CEO Tether yang mengumumkan rencana ini?A
CEO Tether yang mengumumkan rencana ini adalah Paolo Ardoino.Q
Mengapa harga emas meningkat menurut Paolo Ardoino?A
Harga emas meningkat karena banyak orang merasa ketakutan di tengah ketidakpastian ekonomi.Q
Apa target laba Tether di tahun 2026?A
Target laba Tether di tahun 2026 adalah melampaui US$10 miliar.