Tether Proyeksikan Laba 15 Miliar Dolar di 2025, Tuan Pasar Stablecoin
Finansial
Mata Uang Kripto
25 Okt 2025
78 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tether memperkirakan laba bersih mencapai $15 miliar pada tahun 2025.
Perusahaan mengalami pertumbuhan yang signifikan berkat kenaikan nilai Bitcoin dan permintaan untuk produk baru seperti XAUT.
Pasar stablecoin diperkirakan akan mencapai nilai sekitar $316 miliar pada tahun 2025.
Tether adalah perusahaan yang menerbitkan stablecoin populer USDT dan token emas XAUT, yang pada 2025 memproyeksikan laba bersih hampir 15 miliar dolar. Kenaikan ini didukung oleh suku bunga tinggi yang meningkatkan pengembalian dari cadangan mereka yang terdiri dari berbagai aset.
Pada tahun 2024, laba Tether melonjak menjadi lebih dari 13 miliar dolar, naik jauh dari 6,2 miliar dolar di tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi sejalan dengan meningkatnya nilai cadangan perusahaan, terutama Bitcoin dan emas.
Perusahaan juga tengah merencanakan putaran pendanaan besar-besaran hingga 20 miliar dolar dengan valuasi sekitar 500 miliar dolar, menjadikan Tether sebagai salah satu perusahaan swasta terbesar di dunia. Selain USDT, permintaan untuk token emas XAUT juga makin meningkat.
Ekspansi ini terjadi di tengah pertumbuhan pasar stablecoin yang globalnya mencapai 316 miliar dolar pada 2025. Tether sendiri kini memiliki basis pengguna yang sangat besar, mencapai 500 juta pengguna terverifikasi.
Namun, meski keuntungan besar dan pertumbuhan pesat, perusahaan harus fokus mengelola risiko terutama dari sisi regulasi dan pasar agar terus tumbuh secara berkelanjutan. Kesuksesan Tether menjadi contoh menarik dalam industri kripto yang terus berkembang.
Analisis Ahli
Jevgenijs Kazanins
Tether memiliki margin keuntungan yang luar biasa besar berkat biaya rendah dan model cadangan berbasis Treasury, yang tidak terlihat di kebanyakan perusahaan stablecoin lain.