
Courtesy of Forbes
Penelitian Baru Ungkap Reproduksi Hiu Epaulette Tidak Menguras Energi Seperti Diduga
Penelitian ini bertujuan mengukur secara langsung berapa banyak energi yang digunakan hiu epaulette saat bertelur untuk menantang asumsi lama bahwa reproduksi hiu merupakan proses yang sangat menguras energi.
29 Jan 2026, 09.37 WIB
212 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penelitian ini menantang asumsi lama tentang biaya metabolisme reproduksi pada hiu.
- Hiu epaulette dapat mengadopsi strategi pemuliaan yang lebih efisien dalam kondisi tertentu.
- Ketahanan reproduksi hiu terhadap perubahan iklim dapat memiliki implikasi besar bagi ekosistem laut.
Townsville, Australia - Reproduksi pada hewan sering kali dianggap sebagai proses yang sangat menguras energi, terutama bagi hiu yang berkembang biak lambat dan memberi investasi besar pada keturunannya. Namun, sebuah penelitian terbaru dari James Cook University menantang anggapan lama ini dengan mempelajari langsung energi yang digunakan hiu epaulette saat bertelur.
Hiu epaulette adalah spesies hiu kecil yang terkenal karena kemampuannya berjalan di karang menggunakan siripnya. Peneliti mengukur penggunaan oksigen, sebagai indikasi pembakaran energi, pada lima hiu betina selama proses pembuatan telur dalam kondisi terkontrol. Hasilnya sangat mengejutkan karena tidak ada peningkatan metabolisme yang signifikan saat hiu bertelur.
Selain pengukuran metabolisme, peneliti juga memantau hormon dan parameter darah terkait oksigen. Semua data menunjukkan stabilitas selama siklus reproduksi, kecuali lonjakan testosteron kecil di awal. Hal ini menunjukkan bahwa proses reproduksi hiu ini mungkin tidak sesulit yang kita kira dari segi energi.
Penjelasan yang diajukan mencakup strategi pembiakan 'income breeding' dimana hiu menggunakan energi dari makanan harian yang stabil, berbeda dengan pengeluaran energi besar dalam waktu singkat. Juga, organ pembentuk telur yang kecil mungkin tidak menyebabkan lonjakan metabolisme besar dalam tubuh hiu secara keseluruhan.
Temuan ini penting karena menunjukan bahwa beberapa spesies hiu bisa lebih tahan terhadap perubahan lingkungan seperti pemanasan lautan dibandingkan yang diperkirakan. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana reproduksi hiu bereaksi terhadap suhu dan kondisi alami yang berubah-ubah.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/melissacristinamarquez/2026/01/28/walking-sharks-rewrite-the-rules-of-reproduction/
[1] https://www.forbes.com/sites/melissacristinamarquez/2026/01/28/walking-sharks-rewrite-the-rules-of-reproduction/
Analisis Ahli
Prof. Dr. Jodie Rummer
"Temuan ini menegaskan perlunya evaluasi ulang pemahaman kita tentang metabolisme reproduksi chondrichthyan, yang selama ini dianggap mahal dari segi energi tanpa bukti langsung."
Dr. Carolyn Wheeler
"Stabilitas hormon dan darah menunjukkan bahwa hiu epaulette memiliki mekanisme adaptasi unik yang memungkinkan reproduksi berlangsung tanpa stres metabolik yang berarti."
Analisis Kami
"Penelitian ini membuka mata kita bahwa banyak asumsi lama yang berkaitan dengan biologi hiu perlu dikaji ulang dengan metode pengukuran yang tepat. Pendekatan langsung seperti ini sangat penting agar konservasi dan strategi perlindungan hiu dan ekosistem laut bisa berbasis data yang valid, bukan hanya teori lama."
Prediksi Kami
Penelitian lanjutan yang meniru kondisi alami dengan fluktuasi suhu dan ketersediaan makanan akan mengungkap batas ketahanan reproduksi hiu terhadap perubahan iklim yang semakin ekstrem.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa temuan utama dari penelitian mengenai hiu epaulette?A
Penelitian menunjukkan bahwa metabolisme hiu epaulette tidak meningkat secara signifikan saat mereka bertelur, yang menantang asumsi sebelumnya tentang biaya energi reproduksi pada hiu.Q
Mengapa metabolisme hiu epaulette tidak meningkat saat bertelur?A
Metabolisme hiu epaulette tetap stabil selama proses bertelur, mungkin karena mereka menggunakan energi yang disimpan atau mengikuti strategi pemuliaan yang berbeda.Q
Apa yang dimaksud dengan strategi pemuliaan 'income breeding'?A
Strategi pemuliaan 'income breeding' adalah saat hewan menggunakan energi dari makanan yang dikonsumsi untuk mendukung reproduksi secara terus-menerus, bukan bergantung pada cadangan energi.Q
Apa implikasi dari penelitian ini terhadap pemahaman kita tentang reproduksi hewan laut?A
Penelitian ini dapat mengubah pandangan bahwa reproduksi akan segera terpengaruh oleh perubahan lingkungan, menunjukkan bahwa beberapa spesies mungkin lebih tahan terhadap perubahan tersebut.Q
Mengapa penting untuk memahami batas ketahanan hiu terhadap perubahan iklim?A
Memahami batas ketahanan hiu sangat penting untuk konservasi, terutama di tengah perubahan iklim yang mengancam ekosistem laut.



