TLDR
Perlindungan laut statis tidak cukup untuk spesies yang sangat mobile seperti hiu silky. Kebijakan perikanan yang lebih baik diperlukan untuk melindungi spesies migrasi di luar area perlindungan. Perlindungan efektif membutuhkan pemahaman yang lebih baik tentang perilaku dan habitat spesies yang dilindungi. Marine Protected Areas (MPA) telah banyak digunakan sebagai solusi utama dalam konservasi laut dengan cara membatasi aktivitas penangkapan ikan dan melindungi keanekaragaman hayati di area tertentu. Di wilayah seperti Pasifik Tropis Timur, pemerintah telah membuat banyak MPA yang besar dan berambisi tinggi untuk menjaga ekosistem laut. Namun, ketika spesies yang dilindungi adalah hewan laut yang sangat mobile seperti hiu silky, keberhasilan MPA patut dipertanyakan.Hiu silky merupakan predator laut yang suka berpindah-pindah dan menjelajah jarak jauh di lautan lepas. Dalam 30-40 tahun terakhir, jumlah hiu ini menurun drastis sekitar setengah dari populasi awal, terutama karena penangkapan ikan berlebih dan perdagangan sirip hiu yang masif. Sebuah studi yang menggunakan tag satelit pada 40 hiu silky mengungkap bahwa mereka menghabiskan hampir setengah waktunya di luar kawasan yang dilindungi.Penelitian ini mengungkap bahwa hiu silky sering pindah ke laut lepas yang tidak terlindungi oleh MPA, sehingga mereka mudah tertangkap sebagai bycatch oleh kapal perikanan industri seperti longline dan purse-seine. Kawasan MPA seperti Galápagos Marine Reserve memang memberikan perlindungan parsial, tetapi tidak cukup untuk memastikan populasi hiu kembali pulih secara signifikan.Para ahli menekankan bahwa pelestarian hiu silky memerlukan kombinasi antara MPA dengan regulasi perikanan yang ketat, pengendalian upaya penangkapan, dan pemantauan yang lebih baik di laut lepas. Mereka juga menyoroti perlunya pengembangan pendekatan konservasi yang adaptif dan mengikuti pergerakan hiu, termasuk kerja sama internasional dalam pengelolaan wilayah penangkapan ikan dan pelarangan bycatch.Kesimpulannya, keberhasilan konservasi spesies laut migrasi seperti hiu silky tidak bisa hanya bergantung pada menandai satu area tertentu sebagai proteksi. Untuk mencegah kepunahan dan menjaga keseimbangan ekosistem laut, strategi konservasi harus lebih luwes, adaptif, dan mengubah cara kita memancing serta memperlakukan laut terbuka.