Mengungkap Risiko dan Tantangan Keamanan Open Source Software di Era Digital
Courtesy of Forbes

Mengungkap Risiko dan Tantangan Keamanan Open Source Software di Era Digital

Menggarisbawahi pentingnya pengelolaan dan penilaian serius terhadap open source software sebagai infrastruktur kritis agar keamanan rantai pasokan perangkat lunak dapat terjaga dan risiko dapat diminimalkan oleh organisasi.

29 Jan 2026, 06.54 WIB
126 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pentingnya memahami dan mengelola risiko terkait perangkat lunak sumber terbuka.
  • Membangun proses pengadaan yang lebih formal untuk perangkat lunak sumber terbuka.
  • Meningkatkan dukungan terhadap ekosistem perangkat lunak sumber terbuka untuk menjaga keamanan dan integritas.
Tidak spesifik, namun terkait dengan industri teknologi global - Open source software adalah fondasi penting dalam pembangunan aplikasi dan sistem di berbagai industri saat ini. Meski gratis dan mudah diakses, banyak organisasi menggunakan open source tanpa pengawasan yang memadai, yang membuka peluang masalah keamanan besar dalam rantai pasokan perangkat lunak.
Laporan terbaru dari Sonatype mengungkap bahwa jumlah unduhan open source terus melonjak, tetapi begitu juga dengan paket-paket berbahaya yang ditemukan. Serangan siber semakin canggih dengan pelaku yang meniru alat pengembang terpercaya demi menyebarkan malware.
Organisasi sering mengabaikan pembaruan keamanan yang sudah tersedia, seperti kerentanan Log4Shell yang masih sering diunduh padahal sudah ada patch-nya. Hal ini menunjukkan adanya kurangnya visibilitas dan tata kelola yang efektif terkait open source software yang digunakan.
Kecanggihan AI seperti GPT-5 yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak ternyata bisa menimbulkan masalah baru, seperti merekomendasikan versi komponen palsu dan malware, terutama tanpa dukungan intelijen waktu nyata yang bisa diintegrasikan dalam alur kerja.
Penting bagi perusahaan untuk mulai menghargai open source sebagai infrastruktur kritis yang memerlukan perlakuan dan pengelolaan serupa dengan perangkat lunak komersial, termasuk proses pengadaan, monitoring, dan dukungan komunitas agar risiko keamanan dapat dikelola dengan baik.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/tonybradley/2026/01/28/priceless-but-free-the-software-supply-chain-disconnect/

Analisis Ahli

Brian Fox
"Tidak adanya proses yang mengatur penggunaan open source menyebabkan banyak pemborosan dan risiko keamanan yang tidak disadari oleh organisasi."
Scott Crawford
"Keamanan dan integritas open source software hanya sebaik tingkat keterlibatan komunitas dan kelebihannya akan hilang jika komunitas tersebut tidak aktif atau kurang berpengalaman."
Richard Stiennon
"Serangan terhadap open source software sangat mungkin berlangsung, terutama karena banyak produk komersial yang bergantung pada OSS tanpa kontrol yang memadai."

Analisis Kami

"Masalah utama dari open source software bukan dari kualitas kodenya, melainkan dari kurangnya tata kelola dan kesadaran organisasi terhadap keberadaan dan risikonya. Jika tidak segera diperbaiki, kerentanan akan terus dieksploitasi, membahayakan ekosistem digital secara keseluruhan."

Prediksi Kami

Organisasi yang tidak segera mengadopsi proses pengelolaan dan keamanan untuk open source software akan menghadapi peningkatan serangan siber, kerugian data, dan gangguan operasional yang signifikan di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan perangkat lunak sumber terbuka?
A
Perangkat lunak sumber terbuka adalah perangkat lunak yang dapat diakses, digunakan, dan dimodifikasi oleh siapa saja secara bebas.
Q
Mengapa perangkat lunak sumber terbuka dianggap penting dalam ekosistem digital?
A
Perangkat lunak sumber terbuka dianggap penting karena menjadi fondasi bagi banyak aplikasi dan layanan yang kita gunakan sehari-hari.
Q
Apa tantangan utama terkait keamanan yang dihadapi perangkat lunak sumber terbuka?
A
Tantangan utama terkait keamanan adalah banyaknya paket berbahaya dan kerentanan yang tidak terkelola dengan baik dalam ekosistem perangkat lunak sumber terbuka.
Q
Bagaimana proses pengadaan perangkat lunak sumber terbuka berbeda dari perangkat lunak komersial?
A
Proses pengadaan perangkat lunak sumber terbuka tidak melibatkan tinjauan hukum dan kontrak dukungan, sehingga lebih cepat tetapi juga kurang terawasi.
Q
Apa yang harus dilakukan organisasi untuk mengelola risiko perangkat lunak sumber terbuka?
A
Organisasi harus menerapkan proses internal yang sama ketatnya untuk perangkat lunak sumber terbuka seperti yang mereka lakukan untuk perangkat lunak komersial.