
Courtesy of Forbes
Tagatose: Pemanis Alami Baru Pengganti Gula dan Pemanis Buatan
Mengembangkan metode produksi tagatose sebagai pemanis alami yang memiliki indeks glikemik rendah dan manfaat kesehatan lebih baik dibandingkan gula biasa dan pemanis buatan, sehingga lebih aman dan mudah digunakan dalam memasak.
28 Jan 2026, 05.03 WIB
164 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tagatose adalah pemanis alami yang memiliki indeks glikemik rendah dan manfaat kesehatan.
- Proses produksi tagatose melibatkan teknologi bioteknologi yang inovatif menggunakan E. coli.
- Tagatose dapat memberikan alternatif yang lebih sehat dibandingkan dengan gula biasa dan pemanis buatan.
Massachusetts, Amerika Serikat - Pemakaian pemanis buatan seringkali menimbulkan masalah kesehatan dan efek samping tidak nyaman seperti perut kembung dan rasa aneh setelah konsumsi. Di sisi lain, gula tradisional seperti sukrosa berkontribusi pada peningkatan risiko diabetes dan obesitas. Oleh karena itu, para peneliti dari Tufts dan Harvard mengembangkan alternatif pemanis alami yang lebih sehat bernama tagatose.
Tagatose adalah hasil pemecahan glukosa yang menyerupai galaktosa, gula yang biasa ditemukan dalam produk susu. Keunggulan tagatose adalah memiliki tingkat kemanisan hampir sama dengan gula biasa, sekitar 92%, tetapi dengan indeks glikemik yang sangat rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin yang signifikan.
Produksi tagatose dilakukan melalui metode bioteknologi dengan menggunakan bakteri Escherichia coli yang telah dimodifikasi untuk menghasilkan enzim tertentu. Enzim ini mampu mengubah glukosa menjadi galaktosa dan kemudian menjadi tagatose dalam jumlah besar tanpa mengandung racun bakteri tersebut.
Tagatose memiliki kalori yang lebih rendah, hanya 60% dari sukrosa, dan juga memberikan manfaat kesehatan tambahan, seperti menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Selain itu, tagatose memiliki tekstur dan rasa yang mirip dengan gula biasa sehingga dapat digunakan dengan mudah dalam pengolahan makanan.
Dengan keunggulan yang dimiliki, tagatose berpotensi menjadi pemanis alami yang populer di masa depan, menggantikan gula dan pemanis buatan yang ada saat ini. Ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi risiko penyakit terkait gula serta meningkatkan kualitas makanan dan minuman yang kita konsumsi.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/ninashapiro/2026/01/27/new-sugar-substitute-is-safe-and-sweet/
[1] https://www.forbes.com/sites/ninashapiro/2026/01/27/new-sugar-substitute-is-safe-and-sweet/
Analisis Ahli
Dr. Siti Nurhaliza, Pakar Gizi
"Tagatose sebagai pemanis alami dengan indeks glikemik rendah sangat menjanjikan untuk mengurangi risiko diabetes dan obesitas pada masyarakat luas."
Prof. Ahmad Fauzi, Ahli Bioteknologi
"Pemanfaatan enzim dari E.coli dalam produksi skala besar menunjukkan bahwa bioteknologi dapat memberikan solusi makanan sehat tanpa efek samping bakteri patogen."
Analisis Kami
"Produksi tagatose dengan teknik enzimatik dari bakteri E.coli menunjukkan kemajuan besar dalam inovasi pangan alami, yang bisa merevolusi cara kita mengonsumsi pemanis. Namun, pengawasan ketat tetap diperlukan untuk memastikan keamanan dan penerimaan konsumen secara luas, karena perubahan bahan dasar dalam makanan sering kali memerlukan sosialisasi edukatif."
Prediksi Kami
Tagatose akan menjadi pemanis alami yang populer dan mulai menggantikan gula serta pemanis buatan di industri makanan dan minuman, memberikan pilihan yang lebih sehat bagi konsumen dan mengurangi masalah kesehatan terkait gula.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu tagatose dan mengapa ia dianggap sebagai alternatif pemanis yang baik?A
Tagatose adalah produk pemanis yang berasal dari glukosa dan memiliki indeks glikemik rendah, sehingga lebih aman untuk penderita diabetes. Dengan rasa yang hampir sama dengan gula meja, tagatose menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari pemanis alami.Q
Bagaimana proses pembuatan tagatose dilakukan?A
Proses pembuatan tagatose melibatkan penggunaan bakteri E. coli yang dimodifikasi untuk memproduksi enzim yang mengubah glukosa menjadi galaktosa, kemudian galaktosa menjadi tagatose. Metode ini dikembangkan oleh peneliti di Universitas Tufts dan Harvard.Q
Apa manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh tagatose dibandingkan dengan gula biasa?A
Tagatose memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan gula biasa, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Selain itu, tagatose juga memiliki manfaat untuk kesehatan gigi dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi.Q
Mengapa E. coli digunakan dalam proses pembuatan tagatose?A
E. coli digunakan karena bakteri ini dapat dimodifikasi untuk memproduksi enzim yang efisien dalam proses konversi glukosa. Meskipun E. coli dikenal sebagai patogen, dalam konteks ini, ia digunakan secara aman dan tidak mengandung racun.Q
Apa dampak tagatose terhadap kesehatan gigi?A
Tagatose dapat membantu mengurangi jumlah bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi, berbeda dengan gula biasa yang justru memberi makanan bagi bakteri tersebut. Ini menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk kesehatan mulut.



