
Courtesy of CNBCIndonesia
Inovasi Produksi Tagatose, Pemanis Alami yang Aman dan Ramah Diabetes
Mengembangkan metode produksi tagatose yang lebih efisien dan berkelanjutan sebagai pemanis alami yang lebih aman dan sehat, khususnya bagi penderita diabetes dan gangguan metabolisme gula.
21 Jan 2026, 16.50 WIB
277 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tagatose adalah pemanis alami yang lebih sehat dan aman untuk penderita diabetes.
- Metode produksi baru yang efisien dapat meningkatkan ketersediaan tagatose.
- Tagatose memiliki manfaat tambahan seperti ramah gigi dan potensi efek prebiotik.
Jakarta, Indonesia - Pemanis buatan tanpa kalori selama ini dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat, tetapi muncul kekhawatiran terkait efek samping dan risiko kesehatannya. Oleh karena itu, para peneliti fokus mengembangkan pemanis alternatif yang lebih aman dan alami, seperti tagatose.
Tagatose adalah pemanis alami yang rasanya hampir sama manis dengan gula meja biasa, tapi hanya mengandung sepertiga kalori dan tidak menyebabkan lonjakan insulin. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat potensial untuk penderita diabetes dan masyarakat umum yang ingin menjaga kesehatan gula darah.
Selama ini, produksi tagatose masih sangat terbatas dan mahal karena hanya ditemukan dalam jumlah kecil di beberapa produk alami serta proses produksinya yang kurang efisien. Peneliti dari Tufts University bersama perusahaan bioteknologi Manus Bio dan Kcat Enzymatic berhasil mengembangkan metode baru dengan merekayasa bakteri Escherichia coli yang diberi enzim dari jamur lendir.
Metode baru ini meningkatkan efisiensi produksi tagatose hingga 95%, jauh lebih tinggi daripada metode konvensional yang hanya 40-77%. Tagatose juga dikenal aman oleh FDA dan WHO, serta memiliki keunggulan lain seperti ramah gigi dan efek prebiotik yang mendukung kesehatan mulut.
Walaupun sudah berhasil dikembangkan secara efisien, teknologi produksi tagatose masih perlu dioptimalkan agar siap dipasarkan secara komersial. Pasar tagatose diperkirakan akan terus berkembang hingga mencapai nilai 250 juta dolar AS pada tahun 2032, membuka peluang besar bagi industri makanan dan minuman sehat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260121141813-37-704062/peneliti-temukan-pengganti-gula-jenis-baru-alami-dan-rendah-kalori
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260121141813-37-704062/peneliti-temukan-pengganti-gula-jenis-baru-alami-dan-rendah-kalori
Analisis Ahli
Nik Nair
"Penemuan enzim Gal1P dari jamur lendir dan penerapannya dalam bakteri adalah inovasi kunci yang memungkinkan produksi tagatose lebih efisien dan berkelanjutan."
Analisis Kami
"Pengembangan metode produksi tagatose secara efisien merupakan terobosan penting yang dapat merubah paradigma pemanis alami di industri makanan dan minuman. Jika diproduksi massal dengan biaya murah, tagatose bisa menjadi solusi jangka panjang bagi penderita diabetes serta konsumen yang peduli kesehatan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pemanis buatan yang kontroversial."
Prediksi Kami
Dengan kemajuan teknologi produksi ini, pasar tagatose diperkirakan akan tumbuh secara signifikan dan dapat mencapai nilai 250 juta dolar AS pada 2032, mendorong penggunaan tagatose secara luas sebagai pemanis sehat.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu tagatose?A
Tagatose adalah pemanis alami yang memiliki kemanisan sekitar 92% dari sukrosa dan hanya mengandung sepertiga jumlah kalori.Q
Mengapa tagatose dianggap aman untuk penderita diabetes?A
Tagatose tidak memicu lonjakan insulin, sehingga berpotensi aman bagi penderita diabetes.Q
Apa metode baru yang dikembangkan untuk produksi tagatose?A
Metode baru melibatkan rekayasa bakteri Escherichia coli untuk mengubah glukosa menjadi tagatose dengan bantuan enzim baru dari jamur lendir.Q
Siapa yang terlibat dalam penelitian pengembangan tagatose?A
Penelitian dilakukan oleh tim dari Tufts University, Manus Bio, dan Kcat Enzymatic.Q
Apa keunggulan tagatose dibandingkan dengan sukrosa?A
Tagatose tidak menyebabkan kerusakan gigi dan memiliki potensi prebiotik bagi mikrobioma mulut.




