
Courtesy of SCMP
Insiden Hampir Tabrakan Satelit Bikin SpaceX Turunkan Orbit Starlink
Memberikan informasi mengenai keputusan SpaceX yang menurunkan orbit satelit Starlink sebagai respons terhadap hampir terjadinya tabrakan dengan satelit China, serta menyoroti pentingnya keselamatan dalam pengelolaan satelit di luar angkasa.
27 Jan 2026, 21.00 WIB
185 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kejadian dekat antara satelit China dan satelit SpaceX menunjukkan risiko yang ada di orbit.
- SpaceX mengambil langkah proaktif dengan menurunkan orbit satelitnya untuk meningkatkan keamanan ruang angkasa.
- Penelitian oleh akademisi China menyoroti pentingnya memantau interaksi antar satelit di ruang angkasa.
Tiongkok, Republik Rakyat Tiongkok - Pada bulan Desember lalu, sebuah insiden hampir tabrakan terjadi antara satelit milik China dan salah satu satelit Starlink dari SpaceX. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya bagi keamanan satelit di orbit bumi.
Satelit China yang terlibat adalah satelit pencitraan resolusi tinggi yang diluncurkan bersama tujuh satelit lain menggunakan roket Kinetica-1 dari Tiongkok. Insiden ini terjadi sekitar 200 meter dari satelit Starlink.
SpaceX segera merespons insiden ini dengan rencana menurunkan hampir 4.000 satelit Starlink dari orbit 550 km ke 480 km untuk mengurangi risiko tabrakan dan meningkatkan keselamatan ruang angkasa.
Keputusan ini diumumkan oleh Michael Nicolls, Wakil Presiden Teknik SpaceX, yang menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan mempertahankan keamanan dalam pengoperasian konstelasi satelit internet terbesar di dunia.
Para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China meyakini kejadian ini menjadi pemicu penting bagi SpaceX untuk melakukan perubahan strategi orbit, menyoroti pentingnya pengelolaan satelit yang hati-hati dan kerja sama internasional dalam menjaga keselamatan luar angkasa.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3341360/chinese-satellite-forces-4400-its-starlink-rivals-lower-altitude-study?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3341360/chinese-satellite-forces-4400-its-starlink-rivals-lower-altitude-study?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Elon Musk
"Langkah ini menunjukkan komitmen SpaceX terhadap keselamatan ruang angkasa, namun harus terus inovasi untuk mengatasi kepadatan satelit yang semakin meningkat."
Yuan Wang (Ahli Sistem Satelit China)
"Kejadian ini menegaskan perlunya regulasi internasional yang lebih ketat agar lalu lintas satelit bisa diatur dengan baik demi keselamatan bersama."
Analisis Kami
"Keputusan SpaceX yang menurunkan orbit satelitnya menandai pentingnya kolaborasi internasional dalam pengelolaan lalu lintas satelit agar dapat meminimalisir risiko tabrakan yang bisa berakibat bencana. Namun, penurunan orbit juga mengindikasikan bahwa tingkat kepadatan satelit di orbit rendah semakin menjadi masalah serius yang harus diantisipasi dengan teknologi dan peraturan yang lebih canggih."
Prediksi Kami
Di masa depan, perusahaan-perusahaan penyedia layanan satelit kemungkinan besar akan lebih proaktif dan ketat dalam mengelola orbit satelit demi mencegah insiden mendekati tabrakan dan meningkatkan keselamatan ruang angkasa secara global.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang memicu SpaceX untuk menurunkan orbit satelitnya?A
Keputusan SpaceX untuk menurunkan orbit satelitnya dipicu oleh kedekatan antara satelit China dan satelit Starlink.Q
Berapa banyak satelit yang direncanakan untuk diturunkan oleh SpaceX?A
SpaceX merencanakan untuk menurunkan lebih dari 4.000 satelit.Q
Apa nama roket yang digunakan untuk meluncurkan satelit China?A
Roket yang digunakan untuk meluncurkan satelit China adalah Kinetica-1.Q
Siapa yang melakukan penelitian tentang kejadian dekat antara satelit?A
Penelitian tentang kejadian dekat antara satelit dilakukan oleh tim dari Chinese Academy of Sciences.Q
Apa tujuan dari layanan Starlink?A
Tujuan dari layanan Starlink adalah untuk menyediakan akses internet di daerah terpencil dan kurang terlayani.



