TLDR
Masalah teknis TikTok disebabkan oleh pemadaman listrik dan bukan sensor. Pengguna mengalami kesulitan dalam mempublikasikan video dan menggunakan fitur komentar. Rumor tentang sensor yang menyasar topik tertentu di TikTok adalah salah dan tidak berdasar. TikTok di Amerika Serikat mengalami gangguan teknis sejak Minggu pagi, menyebabkan berbagai fitur seperti halaman For You, fitur komentar, dan pengunggahan video terganggu atau lambat. Pengguna banyak yang melaporkan kesulitan mengakses layanan dengan normal, terutama setelah Oracle dan mitra mereka mengambil alih kepemilikan TikTok di AS.Dalam waktu singkat, rumor mulai tersebar di media sosial menyebutkan bahwa gangguan ini adalah akibat sensor yang sengaja dilakukan oleh TikTok terhadap konten protes anti-ICE ataupun diskusi tentang tokoh Jeffrey Epstein. Namun, pihak TikTok USDS langsung membantah hal ini dan menyatakan masalahnya adalah akibat pemadaman listrik di salah satu data center mereka.Meski penjelasan resmi sudah diberikan, kesimpangsiuran masih terjadi dan bahkan Gubernur California ikut membagikan informasi yang tidak sepenuhnya benar dari akun-akun yang tidak dapat dipercaya. Hal ini memperlihatkan bagaimana cepatnya misinformasi dapat menyebar di media sosial di tengah situasi gangguan layanan.Gangguan ini datang sangat berdekatan dengan periode dimana TikTok AS mengalami perubahan kepemilikan, yang menimbulkan spekulasi dan pertanyaan mengenai kesiapan tim baru dalam mengelola platform dan infrastrukturnya. TikTok sedang berupaya memperbaiki kondisi ini secepat mungkin agar layanan dapat kembali normal dan pengguna tidak terus terganggu.Saat ini, penting bagi para pengguna dan masyarakat umum untuk menunggu informasi resmi lebih lanjut dan tidak mudah terprovokasi oleh rumor yang tidak berdasar. TikTok berkomitmen untuk menyelesaikan masalah teknis ini dan memastikan stabilitas serta keamanan layanan yang mereka berikan di bawah kepemilikan baru.