CEO Nvidia Kunjungi China di Tengah Larangan Penjualan Chip dan Ketegangan Perdagangan
Courtesy of CNBCIndonesia

CEO Nvidia Kunjungi China di Tengah Larangan Penjualan Chip dan Ketegangan Perdagangan

Artikel ini bertujuan memberi informasi tentang kunjungan CEO Nvidia ke China di tengah ketegangan perdagangan chip antara Amerika Serikat dan China, serta dampak larangan chip Nvidia oleh pemerintah China yang mempengaruhi bisnis perusahaan tersebut.

26 Jan 2026, 14.30 WIB
159 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Jensen Huang dari Nvidia mengunjungi China di tengah tantangan regulasi.
  • Nvidia menghadapi larangan chip H200 yang dapat mempengaruhi bisnisnya di China.
  • Persaingan dengan produsen lokal di China semakin ketat untuk Nvidia.
Shanghai, China - CEO Nvidia, Jensen Huang, melakukan perjalanan ke China untuk menghadiri acara tahunan bersama karyawan Nvidia yang berlangsung di Shanghai. Kunjungan ini berlangsung di tengah tantangan besar yang dihadapi perusahaan dalam hubungannya dengan pemerintah setempat.
Nvidia sedang menghadapi larangan dari pemerintah China terhadap chipnya, terutama model H200, yang menyebabkan ketidakpastian apakah larangan tersebut bersifat permanen atau sementara. Larangan ini juga berdampak pada kemampuan Nvidia memasuki pasar chip terbesar di dunia.
Selain hambatan dari pemerintah, Nvidia juga menghadapi persaingan ketat dari produsen chip lokal China yang didukung pemerintah, serta pengawasan ketat yang berupaya melindungi industri dan teknologi dalam negeri.
Selama tahun lalu, Jensen Huang telah melakukan tiga kali kunjungan ke China, termasuk pertemuan dengan menteri perdagangan China, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga hubungan baik dan tetap beroperasi di pasar penting ini.
Situasi ini menunjukkan pentingnya pasar China bagi Nvidia sekaligus menggarisbawahi risiko geopolitik yang memengaruhi bisnis teknologi tinggi global, khususnya dalam sektor chip yang sangat strategis.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260126130140-37-705303/diboikot-xi-jinping-manusia-rp-2700-triliun-bikin-perayaan-di-china

Analisis Ahli

Ankit Panda (Senior Fellow, Asia-Pacific Security)
"Larangan chip teknologi tinggi seperti Nvidia mencerminkan kedalaman persaingan teknologi AS-China yang tak hanya soal ekonomi, tapi juga keamanan nasional. Perusahaan seperti Nvidia harus menyadari risiko jangka panjang dan membangun pendekatan yang lebih diplomatik dan berorientasi jangka panjang untuk pasar China."

Analisis Kami

"Kunjungan Jensen Huang ke China menunjukkan betapa pentingnya pasar China bagi Nvidia meskipun ada risiko geopolitik yang tinggi. Situasi ini menandakan perlunya Nvidia untuk mengintensifkan hubungan dengan pemerintah dan mitra lokal agar bisa bertahan dan bersaing di tengah ketegangan yang sedang berlangsung."

Prediksi Kami

Perdagangan chip Nvidia di China kemungkinan akan mengalami pembatasan lebih lanjut jika pemerintah China terus memberlakukan larangan, sehingga Nvidia harus memperkuat strategi lokal dan mencari cara beradaptasi dengan regulasi yang berubah-ubah.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa yang melakukan perjalanan ke China dalam rangka perayaan tahunan?
A
Jensen Huang, CEO Nvidia, melakukan perjalanan ke China dalam rangka perayaan tahunan.
Q
Mengapa Nvidia menghadapi masalah dengan pemerintah China?
A
Nvidia menghadapi masalah dengan pemerintah China karena larangan masuknya chip dan persaingan dengan produsen lokal.
Q
Apa tujuan Jensen Huang dalam kunjungannya ke China?
A
Tujuan Jensen Huang adalah merayakan bersama karyawan Nvidia dan mengunjungi beberapa kota di China.
Q
Chip apa yang tidak diizinkan masuk ke China?
A
Chip H200 tidak diizinkan masuk ke China.
Q
Apa yang sedang dinanti oleh Nvidia terkait chip H200?
A
Nvidia sedang menunggu keputusan apakah Beijing akan mengizinkan penjualan chip H200 kepada pelanggan di negara tersebut.