
Courtesy of Forbes
Mengapa Hubungan yang Stabil Bisa Terasa Berat dan Melelahkan?
Memberikan pemahaman tentang mengapa hubungan yang tampaknya baik dan stabil bisa terasa berat sehingga membantu pembaca mengenali tanda-tanda beban emosional tersembunyi dan mengetahui bagaimana menjaga hubungan yang sehat dan otentik.
25 Jan 2026, 21.30 WIB
284 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Berat dalam hubungan sering kali disebabkan oleh pekerjaan emosional yang tidak seimbang.
- Micro-ruptures dapat menumpuk dan menciptakan ketegangan meskipun tidak ada masalah besar yang terlihat.
- Autentisitas dan responsivitas sangat penting untuk menjaga kesejahteraan dan vitalitas dalam hubungan.
Hubungan tidak selalu harus penuh dengan pertengkaran besar untuk terasa berat dan melelahkan. Terkadang, meskipun tidak ada masalah yang jelas, seseorang bisa merasa hubungan itu seperti beban yang tak kasat mata. Ini membuat banyak orang bingung dan merasa malu karena tidak bisa menjelaskan apa yang salah.
Salah satu penyebab utama dari perasaan berat ini adalah emotional labor, yaitu usaha yang dilakukan satu pihak dalam mengatur suasana hati, mengenali perasaan pasangan, dan menjaga keharmonisan hubungan. Jika usaha ini tidak seimbang, pihak yang bekerja lebih keras akan merasa lelah meski tidak ada konflik nyata.
Selain itu, pengalaman emosional yang tidak pernah dibicarakan atau diproses dapat menimbulkan ketegangan yang tersembunyi. Perasaan cemas dan waspada secara halus akan terus berkumpul dalam tubuh dan pikiran, membuat hubungan terasa berat tanpa alasan yang jelas.
Hal lain yang membuat hubungan terasa berat adalah ketika salah satu pihak harus menyembunyikan bagian dari dirinya agar hubungan tetap damai. Hal ini bisa berupa mengurangi kejujuran dan menyesuaikan diri secara berlebihan, yang lama-kelamaan menyebabkan kelelahan dan hilangnya rasa kebebasan dalam hubungan.
Perasaan berat ini sebenarnya adalah tanda bahwa ada sesuatu yang tidak selaras dalam hubungan dan perlu diperhatikan. Hubungan yang sehat seharusnya membuat kita merasa lebih bebas dan hidup, bukan terkekang dan lelah. Memperhatikan tanda ini bisa membantu kita menjaga hubungan agar tetap ringan dan penuh makna.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/25/3-reasons-your-relationship-feels-unusually-heavy-by-a-psychologist/
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/25/3-reasons-your-relationship-feels-unusually-heavy-by-a-psychologist/
Analisis Ahli
Dr. John Gottman
"Fokus pada komunikasi dan responsivitas pasangan adalah kunci utama agar hubungan tahan lama dan sehat secara emosional."
Brené Brown
"Kerentanan dan keaslian dalam hubungan sangat penting untuk mengatasi beban emosional dan membangun kepercayaan."
Analisis Kami
"Seringkali kita salah mengartikan ketenangan dalam hubungan sebagai tanda keberhasilan, padahal itu bisa jadi pertanda ada ketegangan yang tidak terlihat akibat emotional labor yang tidak seimbang dan kurangnya keterbukaan. Menjaga keautentikan dan saling responsif secara emosional adalah kunci agar hubungan tetap ringan dan dinamis, bukan menjadi beban yang menguras energi."
Prediksi Kami
Jika pola emotional labor tidak dibagi secara seimbang dan komunikasi emosional tetap terabaikan, hubungan yang terlihat stabil akan terus mengalami penurunan kualitas dan kelelahan emosional yang dapat mengarah pada keretakan di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan pekerjaan emosional dalam hubungan?A
Pekerjaan emosional adalah usaha untuk mengelola emosi dan suasana hati antara pasangan dalam hubungan.Q
Mengapa responsivitas penting dalam hubungan?A
Responsivitas penting karena memberikan rasa saling memahami dan keterlibatan emosional, yang memprediksi kesejahteraan hubungan.Q
Apa itu micro-ruptures dan bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan?A
Micro-ruptures adalah kerusakan kecil yang sering diabaikan, tetapi dapat menumpuk dan menciptakan ketegangan dalam hubungan.Q
Bagaimana autentisitas memengaruhi kesejahteraan hubungan?A
Autentisitas memungkinkan individu untuk mengekspresikan diri mereka secara jujur, dan kurangnya hal ini dapat membuat hubungan kehilangan vitalitas.Q
Apa dampak dari hubungan yang menghindari konflik?A
Hubungan yang menghindari konflik dapat menyebabkan kelelahan emosional karena menekan ketegangan dan tidak memproses pengalaman.




