Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Gunakan Sekolah untuk Tarik Anak Jadi Pengguna Seumur Hidup

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
TheVerge TheVerge
24 Jan 2026
185 dibaca
2 menit
Google Gunakan Sekolah untuk Tarik Anak Jadi Pengguna Seumur Hidup

Rangkuman 15 Detik

Google memiliki rencana untuk menarik anak-anak ke dalam ekosistemnya melalui investasi di pendidikan.
Dokumen yang diungkapkan menunjukkan kekhawatiran tentang dampak produk digital terhadap kesehatan mental anak-anak.
Gugatan yang diajukan mencakup beberapa perusahaan teknologi besar, termasuk Google dan Meta.
Dokumen internal yang bocor mengungkap rencana Google untuk membawa anak-anak ke dalam ekosistem produk mereka melalui investasi di sekolah. Tujuan utama dari strategi ini adalah menciptakan kepercayaan merek dan loyalitas yang akan bertahan seumur hidup pengguna tersebut. Dokumen tersebut bagian dari gugatan hukum besar yang menuduh Google, Meta, ByteDance, dan Snap membuat produk yang bersifat adiktif dan membahayakan kesehatan mental anak-anak. Google telah lama menghadirkan produk khusus pendidikan seperti Chromebook yang jadi pilihan utama di sekolah. Salah satu slide menyoroti pemberitaan dari The New York Times yang mengatakan bahwa Google berupaya untuk 'mengait' siswa sebagai pelanggan masa depan. Selain itu, YouTube dipandang bisa menjadi jalur untuk menciptakan pengguna dan pembuat konten di masa depan, meskipun ada tantangan keamanan serta masalah kesehatan mental. Dokumen juga mengakui masalah yang disebabkan oleh YouTube di sekolah, serta pengakuan bahwa banyak pengguna menyesali waktu yang hilang akibat menonton video yang tidak disengaja atau 'terperangkap' dalam konten yang membuat mereka terdistraksi. Google dalam pernyataan resminya menyangkal tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa YouTube tidak memasarkan secara langsung ke sekolah. Selain itu, sekolah dan orang tua memiliki kontrol penuh terhadap akses dan penggunaan platform ini, menjaga agar konten yang diakses sesuai dengan kebutuhan pendidikan.

Analisis Ahli

Jean Twenge (Psikolog dan peneliti kesehatan mental anak-anak)
Investasi besar perusahaan teknologi di sekolah dapat memperdalam ketergantungan anak pada produk digital, yang merupakan faktor risiko signifikan dalam masalah kesehatan mental masa depan.
Shoshana Zuboff (Penulis teori pengawasan kapitalisme)
Strategi Google dalam merekrut pengguna dari usia dini adalah contoh nyata bagaimana kapitalisme pengawasan memanfaatkan institusi pendidikan untuk mengamankan kontrol jangka panjang.