Google Terapkan Teknologi Estimasi Usia untuk Lindungi Pengguna di Bawah 18 Tahun
Teknologi
Kecerdasan Buatan
31 Jul 2025
86 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Google memperkenalkan teknologi estimasi usia untuk meningkatkan keamanan pengguna di platformnya.
Pengguna yang dianggap di bawah 18 tahun akan menghadapi pembatasan konten dan iklan.
Ada kebutuhan mendesak untuk verifikasi usia di platform teknologi untuk melindungi anak-anak.
Google akan segera meluncurkan teknologi baru untuk memperkirakan usia pengguna di Amerika Serikat, terutama untuk mengidentifikasi anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun. Teknologi ini bertujuan untuk membuat platform Google seperti YouTube menjadi lebih aman bagi pengguna muda dengan membatasi akses mereka ke konten tertentu.
Cara kerja teknologi ini adalah dengan memeriksa jenis pencarian pengguna dan video YouTube yang mereka tonton. Dari data ini, Google akan menilai apakah pengguna tersebut kemungkinan masih di bawah usia 18 tahun dan kemudian menerapkan pembatasan yang sesuai agar mereka tidak mengakses konten yang tidak cocok.
Pembatasan yang diterapkan termasuk pengingat waktu tidur di YouTube, pembatasan rekomendasi konten, menonaktifkan iklan yang dipersonalisasi, dan membatasi akses aplikasi dewasa di Google Play Store. Semua ini dimaksudkan untuk menciptakan pengalaman online yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak dan remaja.
Jika Google salah menilai usia seorang pengguna, mereka bisa mengajukan verifikasi umur dengan mengirimkan foto kartu identitas resmi atau selfie. Hal ini untuk memastikan bahwa pengguna yang berusia di atas 18 tahun tidak terkena pembatasan yang sebenarnya ditujukan untuk yang di bawah 18 tahun.
Langkah yang diambil Google ini mengikuti tren global untuk memperketat verifikasi usia di dunia digital. Beberapa negara termasuk Inggris sudah menerapkan aturan ini pada berbagai platform besar, seperti Bluesky, Reddit, Discord, dan Spotify, untuk melindungi anak-anak dari konten yang tidak sesuai.
Analisis Ahli
Dr. Rudi Hartono, Pakar Etika Digital
Pendekatan Google sangat penting untuk keamanan digital anak, namun harus diimbangi dengan transparansi dan perlindungan data agar fitur ini tidak disalahgunakan atau menjadi alat pengawasan yang berlebihan.
