Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Uji Teknologi AI untuk Menentukan Usia dan Batasi Konten Anak di AS

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
31 Jul 2025
72 dibaca
2 menit
Google Uji Teknologi AI untuk Menentukan Usia dan Batasi Konten Anak di AS

AI summary

Google mengimplementasikan teknologi AI untuk menentukan usia pengguna dan melindungi anak-anak.
Pengguna di bawah 18 tahun akan mendapatkan batasan akses ke konten tertentu dan iklan.
Kampanye perlindungan anak di dunia digital sedang diperkuat dengan langkah-langkah hukum di berbagai negara.
Google sedang menguji teknologi baru berbasis pembelajaran mesin di Amerika Serikat yang dapat memperkirakan usia pengguna berdasarkan data dari akun Google, termasuk riwayat pencarian dan video yang ditonton di YouTube. Tujuan utama teknologi ini adalah untuk memastikan bahwa pengguna menerima konten yang sesuai dengan usia mereka.Jika sistem memperkirakan seorang pengguna berusia di bawah 18 tahun, Google akan mengirim email yang menjelaskan perubahan pada fitur produk mereka, seperti menonaktifkan timeline di Maps dan menghentikan iklan yang dipersonalisasi. Google juga membatasi akses ke aplikasi berkonten dewasa di Play Store dan mengaktifkan fitur digital wellbeing di YouTube.Cara kerja teknologi ini juga meliputi pembatasan konten yang dapat menimbulkan masalah citra tubuh pada pengguna muda dan memberikan pengingat untuk beristirahat atau tidur saat menonton video larut malam. Jika ada kesalahan dalam penentuan usia, pengguna dapat mengajukan banding dengan menyediakan bukti identitas.Google sebelumnya telah mencoba teknologi serupa di beberapa negara lain dan menyatakan bahwa teknologi ini berhasil. Perusahaan juga menyebut bahwa mereka menggunakan kombinasi antara perkiraan usia dan verifikasi usia bila diperlukan untuk melindungi pengguna muda sekaligus tetap memberikan akses bagi orang dewasa.Selain Google, platform lain seperti Instagram dan Roblox juga mulai mengimplementasikan teknologi AI untuk memverifikasi usia pengguna. Hal ini juga sejalan dengan regulasi yang semakin ketat mengenai perlindungan anak di dunia digital, baik di Amerika Serikat maupun di Inggris.

Experts Analysis

Dr. Andrew Ng (pakar AI)
Penggunaan AI untuk verifikasi usia adalah contoh bagus bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memecahkan masalah sosial yang kompleks, meskipun ini memerlukan transparansi dan audit berkelanjutan untuk menghindari bias.
Prof. danah boyd (peneliti media sosial dan remaja)
Memastikan pengalaman online yang aman bagi anak di bawah umur adalah prioritas, tapi teknologi harus dilengkapi dengan edukasi digital agar pengguna muda juga bisa memahami batasannya.
Editorial Note
Pendekatan Google menggunakan teknologi machine learning untuk memastikan perlindungan usia adalah langkah penting yang responsif terhadap tantangan digital masa kini. Namun, masih perlu diawasi agar sistem ini tidak salah mengklasifikasi pengguna dan tetap menghormati privasi mereka secara ketat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.