Chip Analog Revolusioner dari Tiongkok Ubah Cara Kecerdasan Buatan Bekerja
Teknologi
Kecerdasan Buatan
23 Jan 2026
98 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Chip analog yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi energi dan kecepatan dalam pemrosesan data.
Penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam mengurangi ketergantungan pada prosesor digital yang boros energi.
Hasil penelitian ini dapat mempengaruhi berbagai aplikasi, termasuk sistem rekomendasi dan pemrosesan gambar.
Para ilmuwan di Peking University, Tiongkok, mengembangkan chip analog ultra-cepat yang mampu menangani tugas kecerdasan buatan (AI) lebih kompleks dengan kecepatan dan efisiensi energi tinggi. Ini merupakan terobosan baru yang dapat mengurangi ketergantungan AI pada prosesor digital yang sangat boros daya.
Chip tersebut diuji dengan data set besar mirip Netflix dan Yahoo, menunjukkan chip ini bisa mempercepat pemrosesan hingga 12 kali dari teknologi digital terbaik saat ini dan menggunakan energi 200 kali lebih sedikit. Ini sangat penting untuk aplikasi AI di dunia nyata.
Selain kecepatan dan efisiensi, chip ini juga bisa memproses kompresi gambar dengan kualitas visual mendekati komputasi digital presisi tinggi, tapi dengan kebutuhan penyimpanan yang separuh lebih kecil. Hal ini membuka peluang penghematan sumber daya penyimpanan secara signifikan.
Sun Zhong, pemimpin penelitian tersebut, mempublikasikan temuan ini di jurnal Nature Communications. Ia menyatakan bahwa chip ini mampu mengerjakan tugas lebih rumit sambil mempertahankan keuntungan analog computing dalam hal kecepatan dan hemat energi.
Penemuan ini bisa mengubah lanskap teknologi kecerdasan buatan dengan menghadirkan perangkat keras yang tidak hanya cepat dan hemat energi, tapi juga lebih mampu menangani data dan aplikasi yang kompleks yang selama ini sulit ditangani pada sistem berbasis prosesor digital.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Pendekatan hardware alternatif ini sangat krusial untuk masa depan AI, karena efisiensi energi adalah salah satu kendala terbesar di bidang ini.Yann LeCun
Penggunaan chip analog bisa membuka jalan untuk implementasi AI yang lebih tersebar dan hemat sumber daya, terutama di perangkat edge.

