Melissa Siska Juminto Jadi Komisaris Tokopedia dan TikTok Usai PHK Besar-besaran
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
22 Jan 2026
190 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Melissa Siska Juminto beralih dari posisi Presiden Direktur menjadi komisaris di Tokopedia dan TikTok E-commerce.
Perusahaan mengalami efisiensi besar-besaran dengan PHK yang signifikan setelah akuisisi.
Tokopedia dan TikTok E-commerce tetap berkomitmen untuk memajukan ekonomi digital dan mendukung UMKM lokal.
Tokopedia dan TikTok E-commerce baru-baru ini mengumumkan perubahan penting di jajaran pimpinan mereka. Melissa Siska Juminto, yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur, mengakhiri masa jabatannya untuk melanjutkan aspirasi pribadi dan kemudian diangkat sebagai komisaris perusahaan.
Perubahan ini terjadi beberapa hari setelah pengumuman berakhirnya masa jabatan Melissa sebagai presiden direktur. Namun, belum ada informasi resmi mengenai siapa yang akan menggantikan posisinya di puncak pimpinan.
Sejak akuisisi Tokopedia oleh TikTok, perusahaan menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasi dua platform e-commerce besar di Indonesia ini. Untuk menghadapi persaingan ketat, mereka melakukan efisiensi, termasuk PHK sekitar 420 karyawan pada Agustus 2025, yang sebagian besar berasal dari divisi IT, customer care, hingga gudang.
Manajemen menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan misi pemerataan ekonomi digital dan pemberdayaan UMKM dengan teknologi. Mereka berterima kasih atas kontribusi Melissa dalam memajukan perusahaan dan ekonomi digital di Indonesia.
Langkah efisiensi dan perubahan kepemimpinan ini menandai fase penting dalam upaya Tokopedia dan TikTok E-commerce untuk menguatkan posisi mereka di pasar e-commerce Indonesia yang sangat kompetitif dan dinamis.
Analisis Ahli
Ahmad Rifai, Analis Industri E-commerce
Pengangkatan Melissa sebagai komisaris menunjukkan bahwa perusahaan masih percaya pada visi dan pengalamannya dalam memajukan ekonomi digital, meskipun harus ada perubahan kepemimpinan di eksekutif. PHK besar-besaran mencerminkan tekanan persaingan yang sangat ketat serta kebutuhan untuk optimalisasi operasi di tengah perubahan pasar.

