Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Gandeng Startup Geothermal Ciptakan Energi Bersih untuk Pusat Data

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
13 Jun 2025
2 dibaca
2 menit
Meta Gandeng Startup Geothermal Ciptakan Energi Bersih untuk Pusat Data

Rangkuman 15 Detik

Meta berkolaborasi dengan XGS Energy untuk mengembangkan energi geotermal.
Sistem tertutup XGS Energy menawarkan solusi inovatif untuk mengurangi kehilangan air.
Permintaan untuk energi bersih terus meningkat di kalangan perusahaan teknologi.
Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar dunia, berkomitmen untuk menggunakan energi bersih dengan menjalin kemitraan bersama startup geothermal, XGS Energy. Mereka berencana membangun pembangkit listrik tenaga geothermal sebesar 150 megawatt di New Mexico. Ini merupakan langkah penting dalam menyediakan listrik yang ramah lingkungan bagi pusat data besar yang terus berkembang. XGS Energy menggunakan teknologi closed-loop geothermal yang menjaga agar air tidak hilang selama proses pemanfaatan panas bumi. Dengan metode ini, air diputar dalam sumur tertutup dan menggunakan teknologi khusus untuk meningkatkan penyerapan panas, sehingga lebih efisien dan berkelanjutan daripada sistem geothermal tradisional. Permintaan listrik dari pusat data dan layanan kecerdasan buatan semakin meningkat, sehingga diperlukan sumber energi yang dapat diandalkan tanpa tergantung cuaca. Energi geothermal menjadi solusi karena mampu menyediakan listrik secara terus menerus 24 jam sehari dengan tanpa emisi karbon, berbeda dengan energi surya atau angin yang bergantung pada matahari dan angin. Selain Meta, perusahaan besar lainnya seperti Google juga mulai mengadopsi energi geothermal untuk kebutuhan pusat data mereka. Contohnya, Google membeli listrik geothermal di Taiwan dan startup Fervo Energy mengembangkan pembangkit geothermal terbesar dunia di Cape Station. Tren ini menunjukkan naiknya minat terhadap energi geothermal di sektor teknologi. Penelitian juga menunjukkan bahwa teknologi geothermal yang lebih maju dapat menyediakan sebagian besar kebutuhan listrik dari pusat data baru di Amerika Serikat pada tahun 2030. Jadi, energi geothermal berpotensi menjadi solusi utama untuk memenuhi kebutuhan energi bersih skala besar di masa depan.