Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Startup Geothermal Laju Terus dengan Dukungan dan Investasi Besar di AS

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (6mo ago) climate-and-environment (6mo ago)
03 Sep 2025
59 dibaca
2 menit
Startup Geothermal Laju Terus dengan Dukungan dan Investasi Besar di AS

Rangkuman 15 Detik

Fervo Energy dan Sage Geosystems berinovasi dalam teknologi geotermal untuk meningkatkan produksi energi terbarukan.
Kerjasama antara perusahaan geotermal dan penyedia teknologi seperti Baker Hughes menunjukkan dukungan untuk energi bersih.
Pembangkit listrik geotermal diharapkan dapat memenuhi permintaan besar dari pusat data dalam waktu dekat.
Ketika banyak perhatian terfokus pada energi bersih, sumber energi geothermal mendapat keuntungan dari dukungan politik bipartisan di Amerika Serikat. Startup seperti Fervo Energy dan Sage Geosystems mengembangkan teknologi pengeboran dan pemanenan panas yang lebih dalam dan efektif guna menyediakan listrik hijau secara terus-menerus. Fervo Energy baru saja memilih Baker Hughes untuk memasok lima turbin uap dalam proyek mereka di Utah, yang akan menghasilkan 300 megawatt listrik secara konstan. Proyek ini bisa mengaliri listrik untuk sekitar 180.000 rumah, menggunakan teknik pengeboran yang mirip dengan industri minyak dan gas untuk mencapai suhu batuan sekitar 520˚F di kedalaman 16.000 kaki. Proyek Fervo didukung oleh pendanaan sebesar 206 juta dolar AS, termasuk investasi dari Breakthrough Energy Catalyst dan pinjaman dari Mercuria. Untuk Sage Geosystems, mereka berkolaborasi dengan Ormat Technologies untuk menggunakan teknologi ‘Pressure Geothermal’, yang memanfaatkan tekanan dan panas air yang disuntikkan ke batuan untuk menghasilkan energi secara efisien. Karena sifatnya yang dapat menghasilkan listrik 24 jam sehari, pembangkit listrik geothermal semakin menarik bagi pengembang pusat data yang memerlukan energi stabil. Studi terbaru menunjukkan potensi geothermal untuk memenuhi hingga dua pertiga kebutuhan energi pusat data pada tahun 2030, menjadikannya solusi yang berharga dalam mengurangi emisi karbon. Dukungan pemerintah dan investasi swasta yang besar membuka peluang bagi startup geothermal untuk mempercepat pengembangan teknologi dan memperluas penggunaannya. Jika teknologi ini terus maju dan biaya dapat ditekan, geothermal bisa menjadi tulang punggung energi terbarukan masa depan.

Analisis Ahli

Jennifer Wilcox (profesor teknik energi terbarukan)
Kemajuan dalam teknologi pengeboran dan pemanfaatan tekanan panas bumi ini sangat signifikan untuk menjadikan geothermal sebagai sumber energi yang lebih stabil dan scalable dalam mendukung transisi energi bersih.