Mitos Hilangnya Gravitasi Bumi 7 Detik Tahun 2026 Dibantah Ilmuwan
Courtesy of CNBCIndonesia

Mitos Hilangnya Gravitasi Bumi 7 Detik Tahun 2026 Dibantah Ilmuwan

Menjelaskan bahwa klaim hilangnya gravitasi Bumi selama 7 detik tidak berdasar secara ilmiah dan memberikan pemahaman yang benar terkait fenomena fisika dan gerakan benda di Bumi, sekaligus meluruskan misinformasi yang beredar di media sosial.

21 Jan 2026, 10.20 WIB
193 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Klaim mengenai hilangnya gravitasi Bumi tidak didukung oleh bukti ilmiah.
  • Peristiwa kosmik seperti gerhana matahari sering menjadi subjek spekulasi dan rumor.
  • Gelombang gravitasi tidak dapat diprediksi jauh sebelumnya dan harus diukur dengan teknologi deteksi yang sangat canggih.
Jakarta, Indonesia - Baru-baru ini, media sosial ramai dengan klaim bahwa Bumi akan kehilangan gravitasi selama 7 detik pada tanggal 12 Agustus 2026. Klaim ini menyebut NASA mengetahui peristiwa tersebut namun sengaja menyembunyikannya. Video tentang hal ini viral di TikTok dan Instagram.
Klaim tersebut didasarkan pada dokumen bernama 'Project Anchor' yang dikabarkan bocor pada November 2024 dengan anggaran besar mencapai 89 miliar dolar AS. Klaim ini juga bertepatan dengan fenomena gerhana matahari total yang dapat dilihat dari kawasan Arktik sampai Spanyol.
Dalam video yang beredar, dikatakan bahwa saat gravitasi hilang, benda dan hewan yang tidak terikat akan mulai melayang selama beberapa detik dan jatuh kembali ketika gravitasi pulih tiba-tiba. Namun, hukum fisika dinamis menjelaskan bahwa benda tidak akan berubah gerakannya tanpa adanya gaya luar.
Para ilmuwan menegaskan bahwa gravitasi berasal dari massa Bumi, sehingga tidak mungkin tiba-tiba menghilang tanpa perubahan massa itu sendiri. Hubungan dengan gelombang gravitasi juga dianggap keliru karena gelombang tersebut sangat lemah dan tidak dapat mempengaruhi gravitasi secara drastis.
Kesimpulannya, klaim ini tidak memiliki dasar ilmiah dan merupakan bentuk misinformasi yang perlu diluruskan agar masyarakat tidak mudah percaya pada rumor yang tidak benar, terutama yang menyangkut hukum alam dan kosmologi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260121095339-37-703955/viral-gravitasi-bumi-lenyap-7-detik-12-agustus-2026-begini-faktanya

Analisis Ahli

Stephen Hawking
"Hilangnya gravitasi secara mendadak tidak mungkin terjadi karena itu bertentangan dengan hukum fisika dasar yang telah terbukti berulang kali."
Kip Thorne
"Gelombang gravitasi yang dideteksi oleh LIGO dan Virgo sangat lemah dan tidak bisa menyebabkan peristiwa seberat hilangnya gravitasi Bumi dalam waktu singkat."

Analisis Kami

"Klaim hilangnya gravitasi secara tiba-tiba pada Bumi adalah sepenuhnya fiksi tanpa dasar ilmiah yang valid. Masyarakat harus lebih kritis terhadap informasi di media sosial dan mengutamakan sumber terpercaya agar tidak mudah terjebak dalam rumor menyesatkan."

Prediksi Kami

Misinformasi terkait fenomena fisika dan kiamat akan terus beredar di media sosial setiap ada peristiwa astronomi yang menarik perhatian masyarakat, sehingga penting untuk meningkatkan literasi sains dan pemeriksaan fakta di masyarakat.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa klaim yang beredar mengenai gravitasi Bumi pada 12 Agustus 2026?
A
Klaim tersebut menyebutkan bahwa Bumi akan kehilangan gravitasi selama 7 detik pada 12 Agustus 2026.
Q
Siapa yang pertama kali melaporkan klaim tersebut?
A
Klaim tersebut pertama kali dilaporkan oleh situs pemeriksa fakta Snopes.
Q
Apa yang terjadi pada benda-benda yang tidak terikat selama 7 detik hilangnya gravitasi?
A
Benda-benda yang tidak terikat dikatakan akan mulai melayang dan mencapai ketinggian 15 hingga 20 meter.
Q
Mengapa klaim ini dinyatakan tidak memiliki dasar ilmiah?
A
Klaim ini dinyatakan tidak memiliki dasar ilmiah karena tidak ada mekanisme fisika yang memungkinkan hilangnya gravitasi secara mendadak.
Q
Apa yang dilakukan LIGO-Virgo-KAGRA dalam konteks gelombang gravitasi?
A
LIGO-Virgo-KAGRA adalah kolaborasi yang mengamati gelombang gravitasi, bukan NASA.