BMKG Klarifikasi Hoaks Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
02 Agt 2025
251 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Gerhana Matahari Total yang sebenarnya akan terjadi pada 2 Agustus 2027, bukan 2025.
BMKG memberikan klarifikasi mengenai isu hoax terkait gerhana matahari dan jalur totalitasnya.
Hanya beberapa wilayah di dunia yang akan mengalami kegelapan saat Gerhana Matahari Total.
Beredar kabar bahwa pada tanggal 2 Agustus 2025 akan terjadi Gerhana Matahari Total yang menyebabkan Bumi menjadi gelap selama enam menit. Isu ini menjadi viral dan memicu kekhawatiran di masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) langsung memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka. BMKG menyatakan informasi tersebut tidak benar dan masuk ke kategori hoaks.
Menurut data resmi dari NASA yang dikutip BMKG, gerhana matahari total dengan durasi enam menit baru akan terjadi pada tanggal 2 Agustus 2027, bukan 2025. Selain itu, jalur totalitas gerhana itu juga tidak melewati wilayah Indonesia.
BMKG juga menjelaskan bahwa Gerhana Matahari Total hanya menyebabkan kegelapan di beberapa wilayah saja, yaitu di tempat yang tertutupi bayangan umbra bulan. Kegelapan tidak terjadi di seluruh Bumi.
Fase bulan baru yang biasanya berhubungan dengan Gerhana Matahari memang terjadi pada tahun 2025, tepatnya pada tanggal 23 Agustus, namun tidak ada fenomena gerhana pada 2 Agustus 2025. Oleh karena itu, kabar gelapnya Bumi selama 6 menit pada 2 Agustus 2025 adalah hoaks.
Analisis Ahli
Dr. Rizal Ramli (Ahli Astronomi Indonesia)
Informasi yang tepat tentang fenomena gerhana sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman masyarakat. BMKG dan lembaga terkait harus mengedukasi publik agar tidak takut berlebihan terhadap fenomena alam ini.


