Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Badai Matahari Terkuat 20 Tahun Terakhir Ganggu GPS dan Satelit Dunia

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
20 Jan 2026
223 dibaca
2 menit
Badai Matahari Terkuat 20 Tahun Terakhir Ganggu GPS dan Satelit Dunia

AI summary

Badai radiasi Matahari mencapai level S4, yang merupakan yang terbesar dalam 20 tahun terakhir.
Dampak dari badai surya meliputi gangguan pada sistem GPS dan aurora di lokasi yang tidak biasa.
SWPC memberikan peringatan kepada berbagai organisasi untuk meminimalkan dampak badai surya.
Baru-baru ini, aktivitas Matahari mencapai puncaknya dengan kekuatan terbesar dalam dua dekade terakhir, yang memicu badai radiasi tingkat S4. Fenomena ini terjadi karena adanya pelepasan plasma dari permukaan Matahari yang dikenal sebagai coronal mass ejection (CME). Dampaknya sangat luas, mulai dari gangguan GPS hingga munculnya aurora yang jarang terlihat di berbagai wilayah.Menurut Pusat Ramalan Cuaca Antariksa (SWPC) milik NOAA, badai ini berpotensi mengganggu peluncuran roket, penerbangan komersial, dan operasi satelit. Bahkan, gangguan ini sudah dirasakan sejak 19 Januari 2026 saat CME menghantam atmosfer Bumi. Badai terakhir dengan level yang sama tercatat terjadi pada Oktober 2003, yang pernah menyebabkan pemadaman listrik dan kerusakan alat kelistrikan.Para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pun harus pindah ke area yang lebih terlindung untuk menghindari risiko radiasi tinggi. Sebelumnya, situasi serupa terjadi pada Mei 2024. Di darat, gangguan GPS menyebabkan perangkat bermasalah, termasuk pada alat berat merk John Deere yang terbesar di AS.Interaksi arus plasma dari Matahari dengan medan magnet Bumi akan menentukan tingkat gangguan yang dirasakan. Bila medan magnet CME mengarah ke selatan dan bertemu dengan medan magnet Bumi yang mengarah ke utara, energi akan lebih mudah masuk dan memicu badai geomagnetik. Jika arah medan magnet CME berlawanan, energinya akan dipantulkan sehingga dampak lebih kecil.Pemerintah dan lembaga penerbangan serta transmisi listrik sudah diberi peringatan agar meningkatkan kewaspadaan. Ke depan, penting bagi semua pihak untuk memperkuat sistem antisipasi dan mitigasi agar gangguan akibat badai surya tidak sampai mengancam keamanan dan kelancaran aktivitas teknologi modern.

Experts Analysis

Dr. Susan Solomon (Atmospheric Scientist)
Fenomena badai surya seperti ini tidak hanya mempengaruhi sistem komunikasi di Bumi, tapi juga memberi gambaran penting mengenai perlunya infrastruktur yang tahan terhadap cuaca antariksa ekstrem. Kita harus memperkuat sistem pemantauan dan koordinasi antar lembaga guna mengurangi dampak yang berpotensi besar.
Prof. Richard Carrington (Space Weather Specialist)
Interaksi medan magnet CME dan bumi adalah kunci menentukan dampak badai geomagnetik. Oleh karena itu, pengembangan teknologi prediksi yang lebih akurat sangat penting untuk menghindari kerusakan infrastruktur kritikal di kemudian hari.
Editorial Note
Meningkatnya aktivitas Matahari merupakan tantangan serius yang menuntut kesiapan teknologi dan manusia dalam menghadapi cuaca antariksa ekstrem. Kesadaran akan dampak fisik dari badai surya harus ditingkatkan agar gangguan teknologi dapat diminimalisir dan keselamatan publik tetap terjaga.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.