Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI Tandatangani Kesepakatan Rp 169 Triliun dengan Cerebras Tantang Nvidia

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (2mo ago) artificial-intelligence (2mo ago)
19 Jan 2026
233 dibaca
2 menit
OpenAI Tandatangani Kesepakatan Rp 169 Triliun dengan Cerebras Tantang Nvidia

Rangkuman 15 Detik

Cerebras menjalin kesepakatan besar dengan OpenAI untuk meningkatkan kapasitas komputasi.
Kesepakatan ini merupakan langkah strategis bagi Cerebras untuk go publik.
OpenAI berambisi untuk mempercepat respon AI mereka dengan menggunakan teknologi dari Cerebras.
Cerebras, sebuah perusahaan pembuat chip khusus untuk AI, baru saja menjalin kesepakatan senilai 10 miliar dolar AS dengan OpenAI untuk menyediakan daya komputasi sebesar 750 megawatt selama tiga tahun. Kesepakatan ini akan dimulai secara bertahap dan berlanjut hingga tahun 2028, bertujuan mendukung operasional chatbot populer ChatGPT. OpenAI akan menggunakan sistem chip Cerebras untuk mempercepat kemampuan AI mereka sehingga respons yang dihasilkan oleh ChatGPT dapat menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Selain membeli daya komputasi, Cerebras juga berencana membangun atau menyewa pusat data khusus untuk mendukung kebutuhan OpenAI. Kerja sama antara Cerebras dan OpenAI sebenarnya sudah berlangsung sejak Agustus 2025, dan diperkuat oleh fakta bahwa OpenAI dapat menjalankan model AI sumber terbuka lebih efisien menggunakan chip Cerebras dibanding GPU tradisional. CEO Cerebras, Andre Feldman, menyatakan optimisme mengenai efektivitas teknologi mereka. Kesepakatan ini juga merupakan langkah Cerebras untuk go public dan memperluas basis pelanggan serta investornya, termasuk dukungan dari G42. Cerebras dikenal karena teknologi mesin skala wafer yang dirancang khusus untuk mempercepat proses pelatihan dan inferensi dalam pengembangan model AI besar. Hubungan antara OpenAI dan Cerebras terjalin sejak lama, dengan CEO OpenAI, Sam Altman, menjadi investor awal Cerebras. Dengan kolaborasi besar ini, masa depan AI berpotensi mengalami peningkatan kecepatan dan efisiensi yang signifikan, sekaligus membuka peluang persaingan baru di industri chip global.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Kerjasama besar seperti ini menunjukkan bahwa hardware yang efisien dan disesuaikan untuk AI memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar dibandingkan hanya mengandalkan GPU tradisional.
Fei-Fei Li
Integrasi chip khusus dalam infrastruktur AI berpotensi menurunkan biaya operasi dan meningkatkan kecepatan, yang menjadi kunci dalam pengembangan model AI canggih.