OpenAI Gandeng Cerebras dengan Kesepakatan 10 Miliar Dolar Perkuat AI Real-Time
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Jan 2026
150 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
OpenAI dan Cerebras telah menandatangani perjanjian besar untuk memperkuat kemampuan komputasi.
Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan respons dalam aplikasi AI.
Cerebras berfokus pada pengembangan chip AI yang lebih cepat dibandingkan GPU tradisional.
OpenAI mengumumkan kerja sama multi-tahun dengan Cerebras, perusahaan chip AI, untuk memperkuat kemampuan komputasi mereka. Kesepakatan ini bernilai lebih dari 10 miliar dolar AS dan akan berlangsung hingga tahun 2028. Tujuannya adalah mempercepat respons dan hasil dari model-model AI yang digunakan OpenAI.
Cerebras akan menyediakan 750 megawatt daya komputasi mulai tahun ini yang digunakan untuk meningkatkan kecepatan proses AI terutama dalam inferensi real-time. Ini dirancang agar respons AI lebih cepat dan pengalaman interaksi menjadi lebih alami bagi pengguna.
Teknologi chip dari Cerebras dikenal lebih cepat daripada chip GPU tradisional, seperti yang banyak digunakan perusahaan teknologi lainnya. Dengan teknologi ini, OpenAI ingin memiliki solusi khusus untuk kebutuhan komputasi dengan latency sangat rendah.
Kerja sama ini juga mendapat dukungan dari CEO Cerebras, Andrew Feldman, yang menyatakan bahwa real-time inference akan membawa transformasi besar bagi AI, sama seperti broadband mengubah internet. OpenAI dan Cerebras bersama-sama ingin memperluas kapasitas AI untuk melayani lebih banyak pengguna dengan cepat.
Sementara itu, Cerebras sendiri tengah menggalang dana besar di tengah rencana IPO yang tertunda. Nilai perusahaan mereka diperkirakan mencapai 22 miliar dolar AS. OpenAI juga merupakan salah satu investor Cerebras dan pernah mempertimbangkan untuk mengakuisisi perusahaan chip tersebut.
Analisis Ahli
Andrew Feldman
Percepatan real-time inference adalah kunci transformasi berikutnya dalam AI, sama revolusionernya seperti broadband bagi internet.Sachin Katti
Dengan menambahkan solusi low-latency dari Cerebras, OpenAI bisa memberikan respon lebih cepat dan interaksi lebih alami kepada jutaan pengguna.

