OpenAI Gandeng Cerebras Senilai 10 Miliar Dolar Percepat Respons AI Real-Time
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Jan 2026
167 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Cerebras dan OpenAI menjalin kesepakatan bernilai lebih dari $10 miliar untuk meningkatkan kecepatan pemrosesan AI.
Kesepakatan ini bertujuan untuk memberikan respons yang lebih cepat dan interaksi yang lebih alami bagi pengguna.
Cerebras mengklaim bahwa sistemnya lebih unggul dibandingkan dengan sistem berbasis GPU dalam hal kecepatan dan efisiensi.
OpenAI mengumumkan kesepakatan multi-tahun dengan perusahaan chip AI, Cerebras, untuk meningkatkan kemampuan komputasi mereka mulai tahun ini hingga 2028. Kesepakatan ini bernilai lebih dari 10 miliar dolar dan akan menyediakan 750 megawatt daya komputasi khusus untuk OpenAI.
Kerja sama ini bertujuan mempercepat pemrosesan AI agar respons yang biasanya memakan waktu lebih bisa dijalankan lebih cepat. Hal ini diharapkan akan meningkatkan interaksi pengguna dengan AI agar menjadi lebih alami dan real-time.
Cerebras, yang sudah ada selama lebih dari satu dekade, dikenal dengan pengembangan chip AI yang diklaim lebih cepat dibandingkan GPU tradisional seperti produk Nvidia. OpenAI memilih Cerebras sebagai solusi low-latency inference atau inferensi waktu nyata untuk meningkatkan performa AI mereka.
Perusahaan Cerebras juga sedang dalam proses menjadwalkan ulang IPO mereka dan tengah berunding untuk pendanaan baru dengan valuasi sebesar 22 miliar dolar. CEO OpenAI, Sam Altman, juga adalah salah satu investor di Cerebras.
Dengan penambahan teknologi dari Cerebras dalam portofolio komputasi OpenAI, diharapkan AI real-time dapat menjangkau lebih banyak pengguna dengan respons yang cepat dan interaksi yang lebih baik. Hal ini membuka peluang baru bagi pengembangan AI yang lebih luas dan efisien.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mengatasi bottleneck komputasi yang selama ini membatasi kecepatan inferensi AI, sehingga dapat mempercepat perkembangan teknologi AI secara signifikan.

