Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NSO Group Rilis Laporan Transparansi Minim Data, Upaya Masuk Pasar AS

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
09 Jan 2026
1457 dibaca
2 menit
NSO Group Rilis Laporan Transparansi Minim Data, Upaya Masuk Pasar AS

TLDR

NSO Group sedang berusaha memperbaiki citra dan keluar dari daftar blokir pemerintah AS.
Laporan transparansi terbaru NSO dianggap tidak cukup detail dan kurang memberikan bukti konkret.
Perubahan kepemimpinan di NSO Group menunjukkan upaya untuk mengubah arah perusahaan.
NSO Group, yang terkenal sebagai pembuat spyware pemerintah yang kontroversial, meluncurkan laporan transparansi terbaru untuk tahun 2025 dengan mengklaim fase baru dalam akuntabilitas. Namun, laporan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena tidak memuat data rinci tentang bagaimana mereka menangani penyalahgunaan oleh pelanggan atau menghentikan kontrak dengan mereka. Para pengamat menilai ini sebagai upaya untuk memperbaiki citra agar dapat dihapus dari daftar hitam pemerintah AS.NSO saat ini tengah melakukan perubahan besar-besaran setelah diakuisisi oleh kelompok investor asal AS tahun lalu. Perubahan tersebut juga melibatkan pergantian pimpinan, termasuk masuknya mantan pejabat Trump, David Friedman, sebagai ketua eksekutif baru. Langkah ini dianggap sebagai bagian usaha NSO untuk mendapatkan kepercayaan pasar dan pemerintah AS agar dapat memasuki pasar tersebut.Dalam laporan tahun 2025, NSO tidak menyertakan informasi berapa banyak pelanggan yang ditolak, diselidiki, atau dihentikan kerjasamanya karena pelanggaran hak asasi manusia. Ini berbeda dengan laporan sebelumnya yang memberikan data dan nilai kerugian pendapatan akibat penghentian kontrak dengan pelanggan bermasalah. Kekurangan informasi ini memicu kritik dan skeptisisme dari para ahli dan organisasi HAM.Para ahli dari organisasi seperti Access Now dan The Citizen Lab menganggap laporan ini hanya sebagai 'jendela hiasan' untuk menipu pemerintah dan publik. Mereka menyoroti bahwa NSO sebelumnya sering mengeluarkan laporan serupa dengan janji palsu yang tidak diikuti tindakan nyata terhadap penyalahgunaan spyware yang berbahaya bagi privasi dan kebebasan individu.Dengan tekanan dari pemerintah AS dan internasional, masa depan NSO tergantung pada kemampuannya melakukan perubahan nyata serta transparansi. Jika NSO gagal membuktikan akuntabilitas yang jelas, besar kemungkinan perusahaan akan terus menghadapi pembatasan di pasar global, khususnya Amerika Serikat yang paling ketat mengawasi penggunaan teknologi pengawasan ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.