Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

WhatsApp Menang Gugatan Besar Lawan NSO Group atas Spyware Pegasus

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (9mo ago) cyber-security (9mo ago)
30 Mei 2025
158 dibaca
2 menit
WhatsApp Menang Gugatan Besar Lawan NSO Group atas Spyware Pegasus

Rangkuman 15 Detik

WhatsApp berhasil mengajukan gugatan melawan NSO Group dan mendapatkan ganti rugi yang signifikan.
Serangan zero-click dari NSO Group menunjukkan potensi risiko privasi yang tinggi bagi pengguna aplikasi pesan.
Kondisi keuangan NSO Group menunjukkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mempertahankan operasionalnya.
WhatsApp memenangkan gugatan besar terhadap NSO Group di mana juri memutuskan NSO harus membayar lebih dari 167 juta dolar atas pelanggaran penggunaan spyware Pegasus pada pengguna WhatsApp. Gugatan ini diajukan sejak 2019 setelah ditemukan celah keamanan yang dimanfaatkan untuk memasang spyware tanpa interaksi pengguna. Selama persidangan terungkap bahwa NSO menggunakan metode serangan zero-click dengan mengirim panggilan palsu WhatsApp yang memicu instalasi spyware hanya dengan nomor telepon korban. NSO bahkan terus melakukan serangan meski dalam proses hukum, menggunakan beberapa versi spyware yang berbeda. Pengungkapan lain menunjukkan NSO pernah menguji spyware Pegasus pada nomor telepon Amerika atas permintaan FBI, yang kemudian memutuskan tidak menggunakan alat tersebut. Selain itu terungkap juga biaya mahal yang dibayar beberapa negara, seperti Eropa, Saudi Arabia, dan Meksiko, untuk mengakses spyware ini. NSO Group dan induknya Q Cyber memiliki sekitar 350-380 karyawan dengan kantor pusat yang unik berada di gedung bersama Apple di Israel. Kondisi keuangan NSO sulit karena mereka mencatat kerugian dan saldo kas rendah sambil menghabiskan puluhan juta dolar untuk riset dan pengembangan tiap tahun. Putusan ini menjadi titik penting dalam perlawanan terhadap penyalahgunaan spyware dan membuka wawasan baru tentang operasi rahasia NSO Group serta dampak bisnis dan hukum yang mereka alami, terutama terkait keamanan dan privasi pengguna teknologi komunikasi.