Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CRASH Clock: Risiko Tumbukan Satelit Di Orbit Bumi Semakin Dekat

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
08 Jan 2026
2770 dibaca
2 menit
CRASH Clock: Risiko Tumbukan Satelit Di Orbit Bumi Semakin Dekat

TLDR

Jumlah satelit di orbit Bumi meningkat pesat, yang meningkatkan risiko kecelakaan.
CRASH Clock menunjukkan bahwa waktu untuk kecelakaan pertama dapat kurang dari tiga hari dalam skenario terburuk.
Kessler Syndrome dapat mengancam keberlanjutan penggunaan orbit rendah Bumi jika tidak diatasi.
Jumlah satelit yang mengorbit Bumi terus meningkat pesat, terutama di orbit rendah dengan lebih dari 11.700 satelit aktif pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh proyek megaconstelasi seperti Starlink yang meluncurkan ribuan satelit baru. Peningkatan jumlah satelit menciptakan tantangan besar terkait keselamatan luar angkasa karena risiko tumbukan antar satelit yang makin tinggi.Para ilmuwan memperkenalkan konsep CRASH Clock — sebuah alat ukur yang menunjukkan berapa lama waktu yang diperlukan sampai terjadi tumbukan pertama jika semua satelit tiba-tiba tidak berfungsi. Data terbaru menunjukkan CRASH Clock kini hanya sekitar 2,8 hari, berbeda jauh dibandingkan tahun 2018 yang nilai CRASH Clock-nya mencapai 128 hari. Hal ini menunjukkan peningkatan risiko yang sangat cepat dan mengkhawatirkan.Risiko tumbukan bisa terjadi akibat gangguan teknis, serangan siber, atau fenomena luar angkasa seperti badai matahari yang dapat melumpuhkan sistem satelit. Jika satelit kehilangan kendali secara bersamaan, kemungkinan terjadinya tumbukan dan penciptaan awan puing antariksa yang berbahaya sangat besar. Ini bisa menyebabkan efek domino yang dikenal sebagai Kessler Syndrome, yaitu tumbukan berantai yang terus memperparah kondisi orbit Bumi.Para peneliti menekankan bahwa meskipun nilai CRASH Clock saat ini diperkirakan sedikit terlalu singkat, tren penurunan nilai secara drastis menjadi indikator utama bahwa orbit rendah Bumi sedang mengalami tekanan besar. Setiap peningkatan peluncuran satelit tanpa pengelolaan yang benar akan memperpendek CRASH Clock lebih jauh dan meningkatkan ancaman tumbukan.Menghindari bencana ruang angkasa ini memerlukan perhatian serius dari para pelaku industri luar angkasa, pemerintah, dan komunitas internasional. Perlu adanya pengaturan ketat dan teknologi pengamanan yang lebih baik agar orbit rendah Bumi tetap aman dan dapat digunakan untuk misi luar angkasa di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.