Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya Proyek Cermin Raksasa di Orbit yang Mengancam Langit Malam dan Astronomi

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
31 Okt 2025
55 dibaca
2 menit
Bahaya Proyek Cermin Raksasa di Orbit yang Mengancam Langit Malam dan Astronomi

Rangkuman 15 Detik

Rencana Reflect Orbital untuk meluncurkan cermin besar ke orbit memiliki banyak tantangan teknis dan etis.
Dampak dari polusi cahaya yang dihasilkan dapat berbahaya bagi astronomi dan keselamatan penerbangan.
Kritik dari para ilmuwan menunjukkan bahwa proyek ini mungkin tidak praktis dan berisiko tinggi.
Sebuah perusahaan startup asal California bernama Reflect Orbital berencana meluncurkan ribuan satelit yang membawa cermin besar di orbit rendah Bumi. Cermin-cermin ini dirancang untuk memantulkan sinar matahari ke lokasi-lokasi tertentu di Bumi selama malam hari, sehingga memperpanjang jam siang untuk penggunaan pembangkit listrik tenaga surya, pertanian, dan penerangan kota. Namun, rencana ini menuai kecaman dari para ilmuwan dan astronom. Para ahli mengatakan konsep ini sangat sulit diwujudkan secara teknis dan berisiko tinggi menimbulkan pencemaran cahaya yang parah. Cahaya pantulan yang dihasilkan satelit ini akan jauh lebih terang daripada cahaya bulan purnama, sehingga dapat mengganggu pengamatan astronomi dan menyebabkan sulitnya melihat bintang-bintang di langit malam. Lebih jauh lagi, cahaya yang tidak terduga bisa membahayakan keselamatan penerbangan dan menimbulkan gangguan bagi manusia serta satwa liar. Satelit pertama bernama EARENDIL-1 dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026 dan akan membawa cermin berukuran 18 meter persegi. Rencana jangka panjang perusahaan adalah meluncurkan hingga 4.000 satelit serupa dengan cermin yang lebih besar. Namun, sejarah mencatat bahwa usaha serupa di Rusia pada 1990-an dengan satelit Znamya gagal karena kesulitan mengontrol cermin dan satelit cepat terbakar di atmosfer. Para peneliti juga meragukan efektivitas proyek ini dalam meningkatkan produksi energi surya, karena cahaya pantulan yang diterima oleh panel surya jauh lebih lemah dibanding cahaya matahari siang hari. Hal ini juga sangat mahal jika dibandingkan investasi pada teknologi energi terbarukan lain yang sudah ada. Selain itu, keberadaan ribuan satelit dalam orbit rendah berpotensi menambah masalah sampah antariksa dan risiko tumbukan dengan benda lain. Meskipun demikian, izin peluncuran satelit pertama ini berpotensi disetujui oleh FCC. Para astronom sangat khawatir proyek ini akan mengubah langit malam secara global dan mengganggu ilmu pengetahuan serta ekosistem. Oleh karena itu, diyakini penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang sebelum memberikan lampu hijau bagi proyek ini.

Analisis Ahli

Fionagh Thomson
Rencananya sangat kompleks secara teknis dan kemungkinan besar tidak akan berhasil karena tantangan operasional di orbit rendah yang sibuk.
Samantha Lawler
Proyek ini adalah ide yang buruk yang dapat menghancurkan pengamatan astronomi dan menyebabkan masalah serius dengan pencemaran cahaya.
Robert Massey
Komunitas astronom sangat khawatir dengan dampak proyek ini dan preseden buruk yang akan ditimbulkan untuk antariksa dan lingkungan.