Neuralink Mulai Produksi Massal Chip Otak untuk Bantu Penyandang Lumpuh
Courtesy of CNBCIndonesia

Neuralink Mulai Produksi Massal Chip Otak untuk Bantu Penyandang Lumpuh

Menginformasikan bahwa Neuralink mulai membuka akses penggunaan chip implan otak secara massal dan prosedur otomatis, serta menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan teknologi ini untuk membantu penyandang disabilitas beraktivitas normal.

02 Jan 2026, 13.55 WIB
123 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Neuralink berencana memproduksi massal implan otaknya untuk membantu pasien dengan cedera dan lumpuh.
  • Elon Musk dan Neuralink menghadapi tantangan keamanan sebelum mendapatkan izin dari FDA untuk uji coba manusia.
  • Perusahaan ini telah berhasil melakukan uji coba pada 12 pasien dan menunjukkan bahwa chip dapat digunakan dalam jangka panjang.
Jakarta, Indonesia - Neuralink, perusahaan milik Elon Musk, mulai memproduksi chip implan otak secara massal tahun ini dan berencana menggunakan prosedur bedah otomatis sepenuhnya. Teknologi ini dirancang untuk membantu orang dengan cedera dan kelumpuhan agar bisa mengontrol perangkat melalui pikiran seperti aktivitas normal.
Perjalanan Neuralink tidak mudah, sempat mengalami penolakan oleh FDA pada tahun 2022 karena masalah keamanan. Namun, pada 2024 perusahaan akhirnya mendapatkan izin untuk melakukan uji coba pada manusia, khususnya pada pasien-pasien dengan kelumpuhan parah.
Pada bulan September lalu, Neuralink melaporkan bahwa 12 pasien di seluruh dunia sudah menerima implan dan menggunakan perangkat tersebut selama lebih dari 2.000 hari dengan total lebih dari 15 ribu jam pemakaian. Ini menunjukkan chip tersebut dapat digunakan jangka panjang.
Selain uji coba di Amerika Serikat, Neuralink juga mulai melakukan uji klinis di Inggris bekerja sama dengan University College London Hospitals dan Newcastle Hospitals. Perusahaan terus berupaya mengembangkan teknologi dan menambah jumlah pengguna chip implan otak.
Pada Juni, Neuralink mengantongi dana investasi sebesar Rp 10.86 triliun (US$650 juta) atau sekitar Rp 10,8 triliun yang akan dipakai untuk mempercepat produksi dan riset teknologi implan otak ini. Ini menjadi langkah besar dalam membantu penyandang disabilitas memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260102114526-37-699128/makin-banyak-orang-tanam-chip-otak-di-2026-begini-dampaknya

Analisis Ahli

Dr. John Donoghue (Neuroscientist)
"Teknologi Neuralink membuka era baru interaksi manusia-komputer dan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kondisi neurodegeneratif jika berhasil diterapkan secara aman dan efektif."

Analisis Kami

"Perkembangan Neuralink ini menjadi terobosan penting dalam teknologi neuroprostetik, khususnya bagi kalangan penyandang disabilitas yang memberi harapan aktivitas lebih mandiri. Namun, risiko terkait keamanan jangka panjang dan etika penggunaan teknologi ini perlu diawasi ketat agar tidak menimbulkan konsekuensi negatif."

Prediksi Kami

Produksi massal dan prosedur otomatis Neuralink memungkinkan lebih banyak pasien kelumpuhan menerima implan, yang berpotensi merevolusi bidang rehabilitasi dan teknologi neuroimplant dalam beberapa tahun ke depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama dari implan Neuralink?
A
Tujuan utama dari implan Neuralink adalah untuk membantu orang dengan kondisi cedera dan lumpuh agar dapat beraktivitas seperti biasa.
Q
Siapa pendiri perusahaan Neuralink?
A
Pendiri perusahaan Neuralink adalah Elon Musk.
Q
Apa yang terjadi pada permohonan Neuralink kepada FDA pada tahun 2022?
A
Permohonan Neuralink kepada FDA pada tahun 2022 ditolak, tetapi kemudian mereka mendapatkan izin untuk uji coba manusia pada tahun 2024.
Q
Berapa banyak pasien yang telah menerima implan Neuralink?
A
Sebanyak 12 pasien dengan kelumpuhan parah telah menerima implan Neuralink.
Q
Apa yang dilakukan Neuralink pada bulan Juni lalu?
A
Neuralink berhasil mengantongi US$650 juta dari investasi pada bulan Juni lalu.