Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Neuralink Mulai Produksi Massal Chip Otak untuk Bantu Penyandang Lumpuh

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (3mo ago) health-and-medicine (3mo ago)
02 Jan 2026
134 dibaca
2 menit
Neuralink Mulai Produksi Massal Chip Otak untuk Bantu Penyandang Lumpuh

Rangkuman 15 Detik

Neuralink berencana memproduksi massal implan otaknya untuk membantu pasien dengan cedera dan lumpuh.
Elon Musk dan Neuralink menghadapi tantangan keamanan sebelum mendapatkan izin dari FDA untuk uji coba manusia.
Perusahaan ini telah berhasil melakukan uji coba pada 12 pasien dan menunjukkan bahwa chip dapat digunakan dalam jangka panjang.
Neuralink, perusahaan milik Elon Musk, mulai memproduksi chip implan otak secara massal tahun ini dan berencana menggunakan prosedur bedah otomatis sepenuhnya. Teknologi ini dirancang untuk membantu orang dengan cedera dan kelumpuhan agar bisa mengontrol perangkat melalui pikiran seperti aktivitas normal. Perjalanan Neuralink tidak mudah, sempat mengalami penolakan oleh FDA pada tahun 2022 karena masalah keamanan. Namun, pada 2024 perusahaan akhirnya mendapatkan izin untuk melakukan uji coba pada manusia, khususnya pada pasien-pasien dengan kelumpuhan parah. Pada bulan September lalu, Neuralink melaporkan bahwa 12 pasien di seluruh dunia sudah menerima implan dan menggunakan perangkat tersebut selama lebih dari 2.000 hari dengan total lebih dari 15 ribu jam pemakaian. Ini menunjukkan chip tersebut dapat digunakan jangka panjang. Selain uji coba di Amerika Serikat, Neuralink juga mulai melakukan uji klinis di Inggris bekerja sama dengan University College London Hospitals dan Newcastle Hospitals. Perusahaan terus berupaya mengembangkan teknologi dan menambah jumlah pengguna chip implan otak. Pada Juni, Neuralink mengantongi dana investasi sebesar Rp 10.86 triliun (US$650 juta) atau sekitar Rp 10,8 triliun yang akan dipakai untuk mempercepat produksi dan riset teknologi implan otak ini. Ini menjadi langkah besar dalam membantu penyandang disabilitas memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Analisis Ahli

Dr. John Donoghue (Neuroscientist)
Teknologi Neuralink membuka era baru interaksi manusia-komputer dan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kondisi neurodegeneratif jika berhasil diterapkan secara aman dan efektif.