Paradromics dan Neuralink Kembangkan Teknologi BCI untuk Bantu Penderita Kelumpuhan
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
21 Nov 2025
220 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Paradromics dan Neuralink adalah pemain utama dalam pengembangan teknologi BCI.
Studi klinis pertama untuk BCI oleh Paradromics telah mendapatkan izin dari FDA.
China berambisi untuk menjadi pemimpin dalam industri BCI pada tahun 2030.
Teknologi brain-computer interface (BCI) memungkinkan manusia untuk mengendalikan komputer dan perangkat elektronik menggunakan kekuatan pikiran. Ini sangat bermanfaat terutama bagi mereka yang mengalami kelumpuhan dan kesulitan berbicara atau bergerak. Dua perusahaan besar yang mengembangkan teknologi ini adalah Paradromics dan Neuralink, yang sama-sama fokus membantu pasien melalui inovasi chip otak yang bisa ditanamkan.
Paradromics baru saja mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk memulai studi kelayakan awal dengan sistem BCI mereka yang bernama Connexus BCI. Ini menjadi pencapaian penting karena mereka adalah perusahaan pertama yang mendapatkan izin untuk eksperimen pemulihan bicara menggunakan BCI yang bisa ditanamkan sepenuhnya di dalam otak.
Rencananya, Paradromics akan memulai studi klinis tersebut pada kuartal pertama tahun depan dengan dua pasien yang mengalami gangguan bicara dan gangguan gerak pada bagian tubuh atas dan bawah. Teknologi ini diharapkan bisa membuat pasien mengendalikan komputer dan berkomunikasi melalui teks atau suara sintetis, membuka peluang bagi peningkatan kualitas hidup mereka.
Selain di Amerika Serikat, China juga aktif mengembangkan teknologi BCI dengan melakukan uji klinis pertama pada Maret 2025 untuk pasien lumpuh total. Pemerintah China menargetkan penguasaan teknologi ini secara global pada 2027 dan akan membina perusahaan-perusahaan unggulan di bidang BCI pada 2030. Hal ini menunjukkan betapa penting dan prospektifnya inovasi di bidang neuroteknologi.
Sementara itu, Neuralink milik Elon Musk sudah melakukan implan chip pada 12 pasien uji klinis dan membuka pendaftaran lebih dari 10.000 calon peserta dari berbagai negara. Mereka berencana menambah jumlah pasien uji implan hingga 25 orang pada tahun 2025. Dengan kemajuan ini, masa depan teknologi BCI makin cerah dan dapat memberikan dampak positif bagi komunitas medis dan pasien di seluruh dunia.
Analisis Ahli
Matt Angle
Teknologi BCI harus dirancang untuk memberikan solusi yang benar-benar berguna dan dapat diterima oleh pasien dengan berbagai gangguan saraf.Elon Musk
Pengembangan chip otak akan merevolusi cara manusia berinteraksi dengan komputer dan dapat memperbaiki kualitas hidup penderita kelumpuhan secara signifikan.