AI summary
Neuralink telah meningkatkan jumlah pasien yang menerima chip dari 7 menjadi 12. Chip Neuralink memungkinkan pasien mengendalikan perangkat hanya dengan pikiran, menunjukkan potensi besar dalam teknologi medis. Uji klinis di Inggris akan dimulai untuk menguji lebih lanjut keamanan dan efektivitas teknologi ini. Neuralink, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk, telah berhasil memasang chip otak pada 12 pasien di seluruh dunia yang mengalami kelumpuhan parah. Chip ini memungkinkan pasien untuk mengontrol perangkat digital maupun fisik hanya dengan pikiran mereka.Sebelumnya, pada Juni 2023, Neuralink mengumumkan sudah ada 7 pasien yang menggunakan teknologi ini. Kini jumlah pasien bertambah menjadi 12 dengan total penggunaan chip mencapai lebih dari 15.000 jam secara kolektif selama 2.000 hari.Penggunaan chip ini menunjukkan hasil positif dalam membantu pasien mengendalikan perangkat tanpa perlu menggunakan gerakan fisik, membuka peluang baru dalam teknologi medis untuk pasien dengan gangguan motorik.Selain kelanjutan uji coba di Amerika Serikat, Neuralink juga berencana mulai uji klinis di Inggris bekerja sama dengan University College London Hospitals dan Newcastle Hospitals. Langkah ini menjadi bagian strategi ekspansi perusahaan.Perusahaan ini mendapatkan pendanaan sebesar 650 juta dolar Amerika dan diprediksi mulai menguji coba teknologi pada manusia secara lebih luas di tahun 2024 setelah mendapatkan persetujuan dari FDA Amerika Serikat.
Inovasi Neuralink membuka era baru dalam teknologi medis yang sangat menjanjikan, khususnya dalam membantu pasien yang mengalami kelumpuhan berat untuk berinteraksi dengan dunia luar secara mandiri. Namun, integrasi teknologi ini tetap harus menghadapi tantangan etis dan keamanan jangka panjang yang tidak boleh diabaikan agar penggunaan massal dapat dilakukan dengan aman.