Neuralink Pasang Chip Otak pada 12 Pasien, Buka Era Baru Pengendalian Pikiran
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
10 Sep 2025
152 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Neuralink telah meningkatkan jumlah pasien yang menerima chip dari 7 menjadi 12.
Chip Neuralink memungkinkan pasien mengendalikan perangkat hanya dengan pikiran, menunjukkan potensi besar dalam teknologi medis.
Uji klinis di Inggris akan dimulai untuk menguji lebih lanjut keamanan dan efektivitas teknologi ini.
Neuralink, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk, telah berhasil memasang chip otak pada 12 pasien di seluruh dunia yang mengalami kelumpuhan parah. Chip ini memungkinkan pasien untuk mengontrol perangkat digital maupun fisik hanya dengan pikiran mereka.
Sebelumnya, pada Juni 2023, Neuralink mengumumkan sudah ada 7 pasien yang menggunakan teknologi ini. Kini jumlah pasien bertambah menjadi 12 dengan total penggunaan chip mencapai lebih dari 15.000 jam secara kolektif selama 2.000 hari.
Penggunaan chip ini menunjukkan hasil positif dalam membantu pasien mengendalikan perangkat tanpa perlu menggunakan gerakan fisik, membuka peluang baru dalam teknologi medis untuk pasien dengan gangguan motorik.
Selain kelanjutan uji coba di Amerika Serikat, Neuralink juga berencana mulai uji klinis di Inggris bekerja sama dengan University College London Hospitals dan Newcastle Hospitals. Langkah ini menjadi bagian strategi ekspansi perusahaan.
Perusahaan ini mendapatkan pendanaan sebesar 650 juta dolar Amerika dan diprediksi mulai menguji coba teknologi pada manusia secara lebih luas di tahun 2024 setelah mendapatkan persetujuan dari FDA Amerika Serikat.
Analisis Ahli
Dr. Henry Markram (Neuroscientist and Founder of the Human Brain Project)
Teknologi Neuralink ini memberikan harapan besar dalam pemahaman dan terapi gangguan neurologis, namun riset yang lebih mendalam diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas jangka panjang perangkat implan tersebut.
