Serangan Siber Ganggu Produksi iPhone, Mitra Apple Jadi Korban
Courtesy of CNBCIndonesia

Serangan Siber Ganggu Produksi iPhone, Mitra Apple Jadi Korban

Memberikan informasi terkait serangan siber terhadap perusahaan perakitan mitra Apple yang dapat berdampak pada produksi dan pasokan produk Apple kepada pembaca.

31 Des 2025, 18.30 WIB
135 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Serangan siber dapat berpotensi membahayakan informasi penting dalam produksi iPhone.
  • Apple dan mitra pabriknya telah mengalami beberapa insiden serangan siber sebelumnya.
  • Keamanan informasi adalah aspek krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok perusahaan besar seperti Apple.
Jakarta, Indonesia - Sebuah perusahaan perakitan di China yang bekerja sama dengan Apple menjadi korban serangan siber pada pertengahan Desember 2025. Meski identitas perusahaan tidak disebutkan, laporan mengungkap bahwa serangan ini dapat membahayakan informasi penting terkait produksi iPhone.
Informasi yang mungkin terancam meliputi detail produk hingga metode pembuatan iPhone, yang sangat penting dalam menjaga kualitas dan keamanan produk Apple. Serangan ini dikhawatirkan bisa mempengaruhi stabilitas pasokan dari lini produksi tersebut.
Apple sendiri sudah lama bekerja sama dengan beberapa pabrik besar di China, seperti Foxconn, Wistron, dan Pegatron. Keamanan dan stabilitas rantai pasok mereka menjadi sangat penting bagi kelangsungan produksi iPhone di seluruh dunia.
Serangan siber terhadap mitra Apple bukanlah hal baru. Pada 2018, pemasok chip TSMC juga mengalami serangan virus yang mengganggu jalur produksi chip untuk Apple. Sebelumnya, Foxconn pernah diretas pada 2012, yang membuat peretas bisa mendapatkan akses ke username dan password vendor.
Serangan terbaru ini menjadi peringatan penting bagi perusahaan teknologi besar bahwa rantai pasok mereka sangat rentan terhadap serangan siber dan dapat berakibat serius pada produksi dan distribusi produk mereka ke pasar global.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251231144237-37-698702/pabrik-iphone-di-china-diserang-dampaknya-fatal

Analisis Ahli

Bruce Schneier
"Serangan pada rantai pasok seperti ini menunjukkan pentingnya strategi keamanan berlapis dan kontrol akses yang ketat, karena keamanan satu entitas saja tidak cukup."
Kevin Mitnick
"Serangan siber terhadap mitra produksi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kelemahan manusia dan sistem kepercayaan yang harus diperbaiki segera."

Analisis Kami

"Serangan siber ini menggarisbawahi kerentanan yang signifikan dalam rantai pasok teknologi global, terutama pada industri besar seperti Apple. Upaya mitigasi harus fokus tidak hanya pada keamanan TI internal tetapi juga mengawasi dan mengamankan seluruh ekosistem mitra produksi secara proaktif."

Prediksi Kami

Serangan siber terhadap mitra kerja Apple kemungkinan akan berlanjut jika langkah pengamanan rantai pasok tidak diperkuat, yang dapat mengakibatkan gangguan pasokan iPhone di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi pada perusahaan perakitan asal China yang bekerja sama dengan Apple?
A
Perusahaan perakitan asal China tersebut dilaporkan menjadi korban serangan siber.
Q
Apa dampak dari serangan siber tersebut terhadap informasi lini produksi?
A
Dampak serangan siber tersebut bisa membahayakan informasi lini produksi dan detail produk iPhone.
Q
Siapa saja mitra pabrik Apple di China?
A
Mitra pabrik Apple di China antara lain Foxconn, Wistron, dan Pegatron.
Q
Apa yang terjadi pada TSMC pada tahun 2018?
A
Pada tahun 2018, TSMC mengalami serangan virus yang menyebabkan gangguan operasional pabrik.
Q
Bagaimana serangan siber mempengaruhi rantai pasok Apple?
A
Serangan siber dapat menyebabkan risiko dan ketidakstabilan dalam rantai pasok Apple.