Rahasia Minuman Fermentasi Kuno di Makam Mogou yang Mirip Sake Modern
Courtesy of SCMP

Rahasia Minuman Fermentasi Kuno di Makam Mogou yang Mirip Sake Modern

Mengungkap dan memahami tradisi fermentasi kuno yang berperan dalam ritual pemakaman serta hubungan budaya antara kehidupan dan kematian di masa perunggu di Cina.

25 Des 2025, 16.07 WIB
86 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penemuan di Mogou menunjukkan tradisi minuman beralkohol yang penting dalam ritual pemakaman.
  • Starter fermentasi 'qu' menjadi bukti metode fermentasi yang telah ada sejak zaman Perunggu.
  • Penelitian ini memperkuat pemahaman kita tentang hubungan antara kebudayaan kuno dan praktik sosial.
Gansu, Cina - Para arkeolog menemukan bahwa wadah kuno yang ditemukan di makam Mogou, Gansu, mengandung sisa starter fermentasi yang mirip dengan yang digunakan dalam pembuatan sake saat ini. Penelitian ini memastikan bahwa teknik fermentasi yang digunakan berumur sekitar 3.700 hingga 2.900 tahun yang lalu di masa perunggu Cina.
Minuman yang ditemukan dibuat melalui proses fermentasi beras dengan tambahan jamur merah yang menghasilkan alkohol. Ini menunjukkan bahwa masyarakat kuno telah mengembangkan cara mengolah minuman beralkohol secara alami tanpa menambahkan ragi dari luar karena starter fermentasi sudah mengandung mikroorganisme yang dibutuhkan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa minuman beralkohol tersebut tidak hanya untuk konsumsi biasa, tetapi juga memiliki peran penting dalam ritual pemakaman. Hal ini menandakan adanya hubungan simbolis antara minuman dengan dunia kematian dan memperkuat hubungan antara orang hidup dan arwah.
Makam Mogou, yang terletak di tepi timur laut Dataran Tinggi Tibet, digunakan selama sekitar 600 tahun dan menjadi tempat peristirahatan bagi sekitar 5.000 orang. Penggalian dilakukan selama empat tahun mulai 2008 hingga 2012, mengungkap banyak artefak dan peninggalan budaya lainnya.
Para peneliti dari Northwest University, Gansu Provincial Institute of Cultural Relics and Archaeology, dan Stanford University mengungkapkan bahwa teknik fermentasi ini menggunakan starter yang mengandung jamur dan ragi untuk menghasilkan enzim yang memecah pati menjadi gula dan kemudian menjadi alkohol. Penemuan ini menghubungkan tradisi fermentasi kuno dengan teknik pembuatan minuman beralkohol modern.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3337691/bronze-age-cemetery-offers-clues-how-ancient-chinese-brewed-red-rice-wine?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Ahli Arkeologi Fermentasi
"Penemuan ini merevolusi pemahaman kita tentang sejarah fermentasi dan menunjukkan adanya penyebaran teknologi fermentasi yang lebih luas di Asia Timur sejak zaman kuno."
Antropolog Budaya
"Penggunaan minuman beralkohol dalam ritual kematian memperlihatkan bagaimana masyarakat kuno menggunakan makanan dan minuman bukan hanya untuk kesenangan tetapi juga dalam konteks spiritual dan sosial."

Analisis Kami

"Penemuan ini sangat menarik karena mengaitkan teknik fermentasi modern dengan tradisi kuno yang tersembunyi selama ribuan tahun. Ini membuktikan betapa maju dan canggihnya kebudayaan perunggu di Cina dalam memanfaatkan mikroorganisme untuk produksi minuman beralkohol yang juga berfungsi dalam konteks sosial dan ritual."

Prediksi Kami

Penemuan ini dapat membuka penelitian lebih lanjut tentang teknologi fermentasi kuno dan kemungkinan pengaruhnya terhadap tradisi pembuatan minuman fermentasi modern di Asia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditemukan di situs pemakaman Mogou?
A
Di situs pemakaman Mogou, ditemukan sejumlah wadah yang mengandung jejak starter fermentasi untuk pembuatan minuman beralkohol.
Q
Apa peran minuman beralkohol dalam ritual mortuary?
A
Minuman beralkohol berperan penting dalam ritual mortuary, memperkuat ikatan antara yang hidup dan yang sudah meninggal.
Q
Siapa yang melakukan penelitian di situs Mogou?
A
Penelitian di situs Mogou dilakukan oleh tim dari Northwest University di Xian, Institut Warisan Budaya Gansu, dan Stanford University.
Q
Dari tahun berapa sampai tahun berapa situs Mogou digunakan?
A
Situs Mogou digunakan dari tahun 1700 SM hingga 1100 SM.
Q
Apa itu starter fermentasi 'qu'?
A
'Qu' adalah starter fermentasi yang terdiri dari sereal, jamur, dan ragi, yang digunakan dalam pembuatan minuman beralkohol.